AMBON– Sebanyak 560 guru honorer Kota Ambon, Provinsi Maluku, lulus tahapan verifikasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang pendidikan.
“Dari 650 guru honorer yang mendaftar PPPK, yang dinyatakan lulus verifikasi 560 orang, sisa 90 tenaga lainnya, mengalami masalah terkait status pendidikan yang menjadi syarat utama guru yakni S1,” kata Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Ambon Benny Selanno di Ambon, Senin.
Ia mengatakan, pihaknya akan meminta pertimbangan dari Kemenpan terkait nasib 90 guru honorer dan kontrak yang tidak lulus verifikasi.
“Kita akan menyiapkan surat dari penjabat Wali Kota Ambon untuk meminta pertimbangan Menpan, agar para guru bisa dibantu, terutama saat proses seleksi online terbatas waktu dan yang terkendala masalah status pendidikan,” katanya.



























