Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Kapolda Ingatkan Penyidik Jangan Komersialkan Pasal-Pasal

badge-check


Kapolda Ingatkan Penyidik Jangan Komersialkan Pasal-Pasal Perbesar

AMBON – Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif mengingatkan setiap Penyidik untuk tidak mengkomersialkan pasal-pasal dalam hukum, atau merekayasa kasus. Bila bisa mempermudah, jangan malah mempersulit masyarakat.

Demikian disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada Perwira/Penyidik Pembantu Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba Polda Maluku yang digelar di Rupatama Mapolda Maluku, Senin (31/10) kemarin.

“Jangan komersialisasi pasal-pasal dalam hukum/rekayasa kasus, bila bisa dipermudah jangan dipersulit. Bekerja secara yuridis, profesional serta menjunjung tinggi HAM,”tegas Kapolda.

Irjen Latif pun meminta penyidik untuk dapat membuka ruang komunikasi dan koordinasi yang baik, dengan siapapun yang sedang berperkara hukum.

“Tidak ada target yang bersifat materi, sebaliknya target adalah penyelesaian hukum yang bermartabat dan berkeadilan,”tekan Kapolda.

Setiap penyidik, pinta Kapolda, diharapkan agar tetap menangani kasus-kasus yang menjadi tunggakan perkara. Jangan ada kesan dipetieskan (mendiamkan) perkara.

“Terus tingkatkan kompetensi dan kemampuan sesuai dengan hakikat ancaman dan tantangan bidang hukum. Tingkatkan budaya malu melanggar hukum karena kita adalah penegak hukum,”harapnya.

Selain itu, Kapolda meminta setiap penyidik agar dapat menggunakan hati nurani untuk memberikan rasa keadilan yang benar (legal dan legitimasi) bagi masyarakat.

“Saya mengucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba yang sudah bekerja dengan integritas, dan loyalitas yang tinggi,”ujar Kapolda.

Lebih lanjut, Kalolda mengatakan, setiap personil Polri kembali diingatkan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang keluar dari tugas maupun melenceng dari kode etik.

“Saya berharap jangan ada lagi ada anggota yang membuat pelanggaran-pelanggaran berat baik profesi maupun kode etik,”pinta Kapolda.

Menurut Kapolda, perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Sehingga setiap anggota Polri di Maluku harus senantiasa berhati-hati dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Saya menyampaikan kepada para anggota kita harus berhati-hati dalam pelaksanaan tugas di lapangan, karena teknologi saat ini memiliki ancaman kejahatan berupa isu hoax dan sebagainya,” ujarnya.

Jenderal Bintang Dua ini juga mengingatkan kepada anggota agar selalu menanamkan etos kerja sebagai abdi utama daripada nusa dan bangsa.

“Etos kerja sebagai abdi utama daripada nusa dan bangsa penyidik untuk mewujukan manfaat hukum, keadilan dan kepastian hukum. Penyidik harus menggunakan hati nurani untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat (legal dan legitimasi),”tutupnya. (KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Roberd Sapulette Resmi Sekda Definitif, Wali Kota Instruksikan Birokrasi Bebas Ribet

21 Juli 2026 - 20:46 WIT

Trending di Amboina