Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Papua

Tidak Ada yang Angkat Lukas Enembe Sebagai Kepala Suku Besar Seluruh Papua

badge-check


					Tidak Ada yang Angkat Lukas Enembe Sebagai Kepala Suku Besar Seluruh Papua Perbesar

SENTANI – Papua ini bukan hanya milik satu suku. Ada banyak suku di Papua, dan setiap suku memiliki perangkat adat yang terstruktur dalam sistem kepemimpinan tradisional. Ada Ondofi, kepala suku, kepala kerep, sampai kepada pesuruh-pesuruh. Hal ini dikatakan oleh  Jack Puraro, Ketua Gerakan Pemuda Jayapura di Sentani, Papua, Kamis (6/10/2022).

Menurut Jack, Dewan Adat di tanah Tabi yang wilayahnya meliputi Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Sarmi, tidak pernah memberikan legitimasi kepada Pak Lukas Enembe sebagai Kepala suku di Papua, atau mengangkat Pak Lukas Enembe sebagai Kepala Suku.

“Kalau di wilayah Lapago dan Meepago mengangkat Lukas sebagai Kepala Suku, itu kewenangan dari masyarakat adat  di sana. Tapi kalau untuk membawahi seluruh tanah Papua, maka orang yang telah memberikan pernyataan seperti itu untuk segera mengklarifikasi,” tegas Jack.

Ia meminta semua pihak untuk tidak membangun atau menggiring opini-opini bahwa Papua ini memiliki satu Kepala Suku besar seperti Pak Lukas Eeembe.

“Itu tidak benar. Itu pembohongan publik,” ujar Jack.

Menurutnya, opini seperti itu sengaja dibangun untuk menjadikan masyarakat Papua sebagai tameng untuk membentengi Pak Lukas Enembe membangkang terhadap panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Masyarakat yang masih berjaga-jaga di rumah kediaman Lukas Enembe, menurut Jack, mereka memiliki hubungan emosional dengan Lukas Enembe. Tapi Jack berharap, mereka tidak menghalang-halangi tugas KPK untuk memeriksa Lukas, serta tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat yang mendiami wilayah tanah adat Tabi.

“Kami tahu bahwa kondisi Pak Lukas hari ini masih sakit, sehingga KPK tidak bisa melakukan penanganan. Tapi kita berdoa semoga beliau bisa sehat sehingga bisa menindaklanjuti panggilan KPK. Papua kita jaga supaya tetap aman sebagai rumah kita bersama, siapapun boleh tinggal di Papua,” kata Jack.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Satgas Yonif 511 Salurkan Alkitab di Lanny Jaya Sambut Natal

11 Desember 2025 - 23:52 WIT

FAO & Selandia Baru Perkuat Rantai Nilai Sagu di Jayapura  

20 November 2025 - 02:37 WIT

Pemprov Perkuat Kemitraan Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

20 November 2025 - 02:29 WIT

Menteri ATR/BPN Pastikan Semua Rumah Ibadah di Papua Tersertifikas

20 November 2025 - 02:26 WIT

Papua dan Sulawesi Sumbang Nominasi Wisata Baru di API 2025

19 November 2025 - 01:59 WIT

Trending di Papua