AMBON –Jembatan air besar kawasan Halong, Kota Ambon yang ambruk pada tahun 2021 hingga saat ini belum selesai dikerjakan.
Menanggapi persoalan itu anggota legislatif Komisi III DPRD Maluku Anos Yeremias, menjelaskan pengerjaan sebuah jembatan tergantung waktu yang ditentukan dalam kalender kerja.
“Jadi maksudnya begini, 1 tahun itu kan 135 hari. Sementara pengerjaan jembatan itu sendiri 135 hari, jadi masa pekerjaanya itu masih berlaku,” ujar Anos enteng, Kamis (22/9)
Kalaupun ada permasalahan, ujar dia, pasti ada adendum, apalagi faktor jembatan ini jembatan yang sudah cukup lama. Proses pengerjaanya juga bisa terkendala oleh hal lain.



























