KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Pembunuhan Erna Wirin (30) belum terungkap siapa pembunuh sebenarnya. Namun dari kematian perempuan tersebut, suami korban berinisial FR melarikan diri. Alhasil polisi menduga kuat dia sebagai pelaku pembunuhan.
FR sendiri, tengah diburu petugas kepolisian Polres Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). FR diduga kabur usai membunuh korban pada, Minggu (7/8/) di hutan Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten SBB.
Tapi FR kabur tidak sendiri, dia memboyong salah satu anak hasil perkawinannya dengan korban yang berusia 4 tahun. Sementara satu lagi berusia balita, kini ada di tangan keluarga korban di Desa Waai Kabupaten Maluku Tengah.
Terkait bayi balita tersebut, belum ada keterangan jelas, bagaimana pihak kepolisian menemukan bayi tersebut. “Dia kabur bersama dua anaknya. Salah satunya, balita. Sempat di kita, dan sudah diserahkan ke keluarga korban di Desa Wai,” terang Kasi Humas Polres SBB Ipda Moses Riupassa, Rabu (10/8).
Kedua anak korban itu tinggal bersama sang ibu di rumah mereka di hutan desa tersebut sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Namun setelah kejadian, suami korban membawa kabur anak mereka yang berumur empat tahun.
“Dari keterangan saksi, mereka hidup bersama-sama di rumah di hutan itu,” ungkap Riupassa.
Diakui, pelaku kini dalam pengejaran petugas. Tim penyidik Sat Reskrim Polres SBB, akui Riupassa masih terus berkoordinasi dengan polsek-polsek jajaran Kabupaten SBB dan Kabupaten Malteng. Dan hal itu terkait pengejaran terhadap FR.
“Pelaku belum keluar Maluku. Masih berada di Pulau Seram. Kita terus kejar,” katanya.
Erna Wirin, perempuan di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Seram Bagian Barat itu sebelumnya ditemukan tewas terkubur di hutan desa itu pada Minggu (7/8).
Diduga korban tewas dibunuh suaminya FR. Jasad korban ditemukan seorang warga ketika sementara berburu, tak disangka anjing yang dibawa pemburu itu mengendus timbunan di sekitar TKP, sebelum pemburu bernama Angky Akollo itu menemukan mayat korban terkubur di lokasi tersebut. (KTA)


























