Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal

Pembunuh “Mardika” Divonis 12 Tahun

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 12 tahun penjara terhadap Alexander Hubert Pattipeilohy, terdakwa kasus pengeroyokan dan penganiayaan di depan kawasan Mardika hingga menewaskan korban Anglin Sinay.

“Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 338 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP dan menghukum terdakwa selama 12 tahun penjara,” kata ketua majelis hakim PN Ambon, Lutfi Alzagladi di Ambon, Rabu.

Adapun hal yang memberatkan terdakwa dihukum penjara karena perbuatannya telah mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sementara yang meringankan adalah, terdakwa bersikap sopan dan mengakui serta menyesali perbuatannya, dan terdakwa belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Ambon, Chrisman Sahetapy yang dalam persidangan sebelumnya meminta terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dan divonis 14 tahun penjara.

Atas putusan tersebut, baik JPU maupun penasihat hukum terdakwa, Jidon Batmomolin menyatakan pikir-pikir sehingga majelis hakim memberikan waktu tujuh hari untuk menyampaikan sikap.

“Kami masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim dan nantinya akan berkoordinasi dengan korban karena masih ada waktu satu pekan untuk menyampaikan sikap,” kata Jidon Batmomolin selaku penasihat hukum terdakwa.

Peristiwa pidana ini terjadi pada Minggu, (13/3) 2022 sekira pukul 02:00 WIT bertempat di depan gerai Alfamidi Jalan Tulukabesy Ambon.

(AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pungli Parkir Pantai Mardika Ambon Bakal “Masuk” Jaksa 

22 Januari 2026 - 23:35 WIT

Membongkar “Dosa” Oknum  Jaksa di Kasus Fatlolon

22 Januari 2026 - 23:19 WIT

Maluku Tuntut Keadilan Fiskal dan Reformasi DAU Kepulauan

20 Januari 2026 - 22:32 WIT

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Trending di Maluku