Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Pemerintah Lambat Tangani Masalah

badge-check


Pemerintah Lambat Tangani Masalah Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra menganggap pemerintah selalu lambat dalam menangani beberapa masalah yang terjadi di kota Ambon, Maluku.

Amir mengatakan, tak hanya konflik yang terjadi antara Desa Kariuw dan Ori, keterlambatan pemerintah dalam meresponi permasalahan yang dialami masyarakat selalu berdampak menjadi besar.

“Tak hanya untuk masalah Ori-Kariuw, beberapa masalah lainnya memang selalu lambat ditangani pemerintah,” kata Amir Rumra kepada wartawan, Minggu, kemarin.

Dalam konflik Kariuw-Ori yang terjadi baru-baru ini, Amir menjelaskan keterlambatan pemerintah dalam merespon surat yang dilayangkan masyarakat sehingga terjadi konflik yang memakan korban jiwa.

“Pemerintah selalu lambat menangani masalah seperti ini. Lambat meresponi surat yang dilayangkan masyarakat, proses hukum juga lambat mengakibatkan peristiwa akhirnya terjadi seperti ini,” jelas Amir.

Dia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah (Malteng), tak tinggal diam dalam menanggapi masalah semacam ini, terlebih untuk anggaran dalam pembangunan kembali.

“Pemkab Malteng seharusnya jangan diam-diam saja. Saya menyesal juga kalau untuk masalah ini bupati bilang tidak ada uang, gubernur bilang tidak ada uang, itu bahaya,” pungkasnya. (MG3)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Korupsi PT Dok Waiame Ambon, Wilis Ayu Lestari dan Rekan Digarap Jaksa

8 Mei 2026 - 06:55 WIT

Warga Morela Ajak Hitumesing Kedepankan Rekonsiliasi Hati

7 Mei 2026 - 19:46 WIT

Imigrasi Maluku Periksa Intensif 24 WNA Asal China di Tambang Gunung Botak

7 Mei 2026 - 11:10 WIT

Trending di Maluku