KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kejelasan penyelesaian pekerjaan revitalisasi Gedung Putih, Pasar Mardika, sebagai Pasar Tradisional Modern di Kota Ambon, akhirnya terjawab.
Hal ini dipastikan setelah Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, melakukan penandatanganan kontrak Pembangunan Revitalisasi Gedung Putih, bersama beberapa pihak terkait, di Gedung Balai Kota, Kamis 30 Desember 2021.
Pihak terkait yang melakukan tanda tangan bersama Walikota adalah, Kepala Balai Kepala Balai Prasarana permukiman Wilayah Provinsi Maluku, Abdul Halilp Kastela, dan Direktur Operasional II PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung (Persero) Tbk.
Revitalisasi pasar Mardika, yang akan dikerjakan dengan anggaran multiyear hingga tahun 2023, diawali dengan groundbreaking di awal 2022, ini dianggap sebagai salah satu pembuktian Richard Louhenapessy, dalam janji politiknya 10 tahun memimpin.
Peneliti Voters of Indonesia, Abubakar Solissa menilai, kebijakan politik Richard Louhenapessy sebagai Walikota Ambon dalam merealisasikan project pembangunan ‘ekonomi’ kerakyatan di Kota Ambon dengan merevitalisasi pasar Mardika, tentu menjadi nilai positif diakhir periodesasi.
“Pak Richard ini kan Mei 2022 sudah turun. Dan di 2024 nanti beliau bebas. Mengapa saya katakan diuntungkan dan bebas, karena dia bisa saja masuk di bursa mana saja, mau DPR RI, DPD RI, Calon Gubernur, Wakil Gubernur, beliau bebas pilih,”akui Solissa, Minggu (2/1).
Menurutnya, tentunya dalam perspektif politik, konsistensi RL memperjuangkan revitalisasi pasar Mardika sangat konsekuen dengan peta elektoral pada Pemilukada 2024. Sebagai politisi, pasar Mardika menjadi tolak ukur dalam menjaga trash publik terhadap kebijakan politik pemerintahannya di Kota Ambon.
“Richard Louhenapessy bukan figur baru dalam politik Maluku. Elektabilitas Walikota Ambon dua periode itu, memiliki peningkatan setiap waktu lewat berbagai inovasi dan yang dilakukan bersama Pemerintah Kota. Dan paling aktual adalah bagimana RL merubah persepsi publik soal pembangunan sentra ekonomi kerakyatan Maluku di Kota Ambon,” urainya.
“Dengan realisasi Mardika, maka secara langsung dapat meningkatkan elektabilitas. Karena pasti muncul tanggapan, Mardika bisa modern itu di masa Pemerintahan Richard Louhenapessy sebagai Walikota Ambon”tambahnya.
Sebagai sentra ekonomi kerakyatan, pasar Mardika menjadi agenda urgen dalam pembangunan kedepan,” pasar Mardika memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Putaran ekonomi terbesar di Ambon adalah Pasar Mardika. Jadi, Revitalisasi Mardika merupakan barometer kesuksesan dalam kepemimpinan, dan pak Richard sudah capai hal itu,”tandasnya. (KTE)


























