KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Dibentuk tahun 2015 dengan sokongan dana pas-pasan dari para pencinta bola di Kabupaten SBB, siapa sangka Gemba FC kini tembus klasemen teratas ajang LIga III Maluku. Klub bola satu ini siap menghadapi klub-klub kaya di semi final liga ini dari babak penyisihan yang berlangsung di lapangan sepakbola Kompi A Yonif 733 Waiheru.
“Slogan kami sapu Beta sayang !” ujar Ivan, tim official Gemba FC kepada wartawan di cafe Joas Urimessing, Sabtu pekan kemarin.
Sapu Beta diartikan, jangan ragu-ragu melibas klub bola tersebut saat bertemu di lapangan rumput. Sebuah slogan yang menantang lawan dari lain klub bola.
Kepada Kabar Timur, Ivan menjelaskan Gemba FC kini berada di klasemen teratas liga III dengan raihan 9 poin dari seluruh pertandingan. Siap beradu cepat dalam mengolah si kulit bundar menghadapi tim-tim tangguh di ajang liga tersebut.
“Ada Dolorosa yang dari Maluku Tenggara itu. Kemudian Siwalima FC, Tulehu United Malteng dan Ambon United dari Kota Ambon. Yang tiga terakhir itu klub kaya,” kata dia.
Dengan perolehan poin tersebut, praktis timnya sisa menunggu hasil pertandingan tim yang disebutkannya itu. Sebelum masuk ke babak semi final dan bertemu pemenang dari laga penyisihan yang masih berlangsung.
Gemba FC di bawah asuhan pelatih kepala (coach) Jasman Rumasukun, seorang guru olahraga di Pulau Osi tapi punya sertifikat pelatih bola dengan klasifikasi C. Didampingi Asisten Pelatih Sumitro Sangaji, anggota TNI-AD pada Dodiklatpur Kodim Gemba Kabupaten SBB. “Sumitro anggota TNI, dia yang kelola Sekolah Sepakbola (SSB) di Gemba,” papar Ivan.
Liga III Maluku diikuti 10 klub bola dari sejumlah daerah di Maluku. Diakui Ivan, tim kesayangan masyarakat Kabupaten SBB itu sebagai klub bola profesional.
Meski dibentuk di Desa Gemba Kecamatan Kairatu Kabupaten SBB, para pemainnya direkrut dari sejumlah wilayah di pulau Seram. “Bukan cuma di SBB, tapi juga Malteng malah pemain dari SBT juga ada di kita,” terangnya.(KTA)

























