Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Pasien OTG tak Perlu Tes Usap Ulang Usai Isoman

badge-check


Pasien OTG tak Perlu Tes Usap Ulang Usai Isoman Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Maluku, Wendy Pelupessy menyatakan, pasien COVID-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) yang telah menjalani isolasi mandiri (isoman) tidak harus menjalani tes usap ulang. “Aturan ini sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Revisi ke-5, OTG yang telah menjalani isolasi mandiri selama tidak bergejala tidak perlu PCR ulang,” katanya di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan, aturan tersebut dijelaskan bahwa OTG yang melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 tidak diperlukan melakukan swab.

Pasien OTG tersebut hanya perlu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Jika muncul gejala selama proses isolasi, maka pasien langsung menjalani tes swab PCR. “Sampai isolasi selesai tidak ditemukan adanya gejala COVID-19, maka pemantauan petugas kesehatan terhadap pasien dinyatakan selesai,” katanya.

Lonjakan kasus positif COVID-19 di Kota Ambon mengalami peningkatan signifikan yang didominasi klaster keluarga. “Klaster keluarga mendominasi penularan COVID-19 di Kota Ambon, sehingga pihaknya terus meningkatkan tracing, testing dan trearment (3T), sambil terus melakukan vaksinasi.

Testing dilakukan bagi mereka yang kontak erat. Misalkan dalam satu rumah ada yang positif, maka keluarganya itu ditracing dan dilakukan langkah pertama rapid test antigen dan dilanjutkan swab PCR jika memiliki gejala. “Jika semakin banyak orang yang kontak erat dengan pasien kita tes semakin baik sebagai upaya antisipasi, dan jika hasilnya semakin sedikit yang terkonfirmasi juga sangat baik,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. “Dalam keseharian masyarakat terjadi penurunan prokes terutama penggunaan masker yang benar, selain itu terjadi kumpulan orang dalam acara yang membuat kerumunan, kondisi ini tentu memicu timbulnya klaster baru,” kata Wendy.

(AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Trending di Amboina