KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Dua anggota DPRD Kota Ambon, Jafri Taihuttu dan Patrick Moenandar dikabarkan positif covid-19 sesuai hasil rapid antigen. Keduanya bahkan sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Beredarnya kabar ini dibenarkan Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta. Toisuta mengaku, sesuai informasi dari Dinkes Ambon, hasil rapid antigen Taihuttu dan Moenandar menyatakan keduanya positif corona.
“Secara pribadi, beta belum dapat informasi jelas. Memang keduanya terkonfirmasi positif seperti itu lewat dinas kesehatan, mungkin setelah lakukan tes Antigen dinyatakan positif Covid-19,” kata Toisuta kepada wartawan di DPRD Ambon, Kamis (1/7).
Meski begitu, Toisuta meminta agar kepastiannya bisa ditanyakan langsung ke Dinkes Ambon. Ini supaya informasi yang dipublikasi bisa lebih jelas. “Apakah ingin atau tidak, nanti cek di Dinkes. Tapi kami melakukan agar keduanya tidak apa-apa dan segera pulih. Karena mereka adalah orang tanpa gejala (OTG),” tuturnya.
Dikatakan, ini bukan hal baru di DPRD Ambon. Sebelumnya, kasus ini juga pernah terjadi pada tahun lalu. Dan sebagai pimpinan DPRD, berharap harus saling menjaga untuk pelayanan kepada masyarakat.
“Apalagi akhir-akhir ini, kasus terkonfirmasi positif dan meninggal di kota Ambon semakin meninggi. Sehingga siapapun harus saling memproteksi satu dengan lainnya,” pintanya.
Dengan reaktif nya dua anggota DPRD ini, Toisuta mengaku, DPRD akan mengambil langkah dengan melakukan rapid tes antigen dan Swab PCR kepada semua ASN, pegawai dan anggota DPRD yang bertugas di Baileo Rakyat Belakang Soya.
“Ini untuk mendeteksi lebih jauh apakah mereka juga terpapar atau tidak. Sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal. Jadi ini langkah yang nanti kita ambil,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD kota Ambon Rustam Latupono menambahkan, baik Taihuttu maupun Moenandar, tidak terpapar virus ini di lingkungan DPRD, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
“Clusternya bukan di kantor ini Pa Jafri terjangkit dari rekan partainya, sedangkan pa Patrik dari orang tuanya. nanti kita lihat besok proses dan hasil Rapid Antigen serta Swab bagaimana, untuk kita ambil langkah selanjutnya. Tergantung hasil tes,” tukas dia. (KTY)



























