KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Wiwin menyebutkan, anggaran pekerjaan jalan Desa Kaibobu Kecamatan Seram Barat, menuju Waisarisa tahun 2020 lalu telah direfocusing untuk penanganan Covid-19.
“Sebenarnya untuk tahun 2020, pekerjaan jalan tersebut dianggarkan sepanjang dua kilo meter, dengan total anggaran Rp 3 Miliar. Namun karena ada refocusing, makanya dananya terpangkas sehingga tinggal satu kilo saja, dengan jumlah anggarannya, Rp 1,5 Miliar, “ kata Wiwin, kepada Kabar Timur, melalui telepon seluler, Kamis (3/6).
Olehnya itu, Wiwin mengaku, sangat keliru jika ada yang menilai bahwa pihaknya menghentikan pekerjaan jalan Kaibobu-Waisarisa, sebelum selesai pekerjaan pada 2020 lalu.
“Bukan kita hentikan, tapi memang pekerjaannya sudah selesai dilakukan, karena memang pekerjaan cuma satu kilo meter saja bukan dua kilo, ditambah dengan bangunan pelengkap berupa gorong-gorong dan saluran,” ungkap Wiwin.
Dia juga mengaku, pada tahun 2020 lalu, pihaknya hanya menjalankan pekerjaan jalan, dan belum sama sekali melakukan pembangunan terhadap jembatan dikawasan tersebut.
“Refocusing ini kan berlaku untuk semua daerah, olehnya itu 2020 lalu kita kerja disesuaikan dengan anggaran saja, makanya baru masuk pada pembuatan jalan belum sampai di jembatan, “ terangnya.
Diakuinya, sejak dibuka pada tahun 2008 lalu, pembangunan jalan tersebut sudah diselesaikan sepanjang 11 kilo dari total 16,7 kilo meter yang ditargetkan.
“Kalau ditambah dengan satu kilo yang selesai pada 2020 lalu, maka totalnya semua 11 kilo, tinggal 5, 7 kilo saja yang belum diselesaikan. Sebab, dalam SK, jalan tersebut hanya 16,7 kilo, “ jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengaku, untuk tahun 2021 pihaknya tidak memiliki rencana guna melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 5,7 kilo meter tersebut. Alasannya, lantaran keterbatasan anggaran.
“Untuk tahun ini tidak ada. Namun, kita tetap masukan dalam usulan perencanaan tahun 2022 nanti. Pada dasarnya semua sudah direncanakan, tapi semua tergantung anggaran, “ paparnya.
Dia menambahkan, proses di jalan Kaibobu saat ini tinggal dilakukan pengaspalan. “Sebab kita sudah sertu tinggal aspal saja. Tapi sekali lagi saya katakan, nanti lihat dari kemampuan anggaran, “ tutupnya. (KTE)



























