KABARTIMURNEWS.COM,AMBON,- Duka Palestina menjadi duka bersama. Sejak 10 Mei 2021, Palestina dibombardir pihak militer Israel. Selain kerugian materil, korban di jalur Gaza pun berjatuhan.
Terhitung sudah sebanyak 228 warga Palestina yang meninggal atas gempuran rudal zionis. Banyak diantaranya juga merupakan anak-anak. Sementara korban tewas warga Israel baru belasan orang.
Situasi ini kemudian memicu dukungan dari berbagai negara di dunia. Organisasi, kelompok maupun komunitas, ramai-ramai turun ke jalan melakukan aksi demo mengecam tindakan militer Israel.
Di Kota Ambon, Provinsi Maluku, aksi bela Palestina pun dilakukan. Pendemo terdiri dari masyarakat kota yang tergabung dalam berbagai komunitas dan OKP. Demo digelar dengan cara longmarch dari kawasan Galunggung dan berakhir di depan Mesjid Alfatah Ambon, Jumat (21/5)
Pantauan Kabar Timur, peserta demo lebih dari 300 orang. Ketika longmarch, mereka membawa sejumlah bendera Palestina dengan ukuran berbeda. Selain itu, pendemo juga mengenakan atribut-atribut bernuansa Palestina.
“Kita mau tunjukan kalau yang terjadi di Palestina saat ini bukanlah masalah agama, tapi ini perihal kemanusiaan,” kata Koordinator lapangan Iqbal Kumkelo dalam orasinya



























