Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Pilkada Bursel Selesai Honor PPS Belum Dibayar

badge-check


Pilkada Bursel Selesai Honor PPS Belum Dibayar Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,NAMROLE, – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak jilid dua di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) tahun 2020 kemarin, berjalan aman, lancar dan sukses.

Kendati demikian, pesta demokrasi lima tahunan itu tercoreng akibat honor dua bulan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Fena Fafan belum dibayar. Bahkan info ini sudah beredar luas di telinga publik Bursel maupun di media sosial facebook.

Entah dikemanakan hak-hak PPS ini, apakah sudah masuk kantong pribadi ataukan digunakan untuk kepentingan lain, belum diketahui pasti.

Terkait masalah ini, Kabar Timur menghubungi Ketua KPU Buru Selatan, Syarif Mahulauw lewat telepon selulernya, kemarin sore. Saat diwawancarai seputar masalah hak-hak PPS yang belum dibayar, orang nomor satu di lembaga penyelenggara pemilu setempat tersebut tidak berkomentar banyak.

Ia mengarahkan untuk menghubungi Sekretaris KPU Bursel Solaiman Loilatu. “Kalau itu hubungi sekretariat boleh sebab beta ada di Ambon,”sarannya.

Mahulauw menuturkan sesuai informasi yang didapat pihak Sekretariat KPU Bursel  honor PPS Kecamatan Fena Fafan sudah dibayarkan. “Info dari teman-teman sekretariat itu sudah dibayar. Mekanisme itu dari keuangan sekretariat KPU Bursel langsung ditransfer ke rekening PPK untuk diteruskan ke bawah. Tapi bagusnya hubungi Pa Sekretaris untuk mendapat penjelasan yang lebih akurat,”katanya lagi.

Terpisah Loilatu menjelaskan honor PPS selama pentahapan pilkada berjalan itu hanya tujuh bulan sejak dilantik. “Masa kerja sejak pelantikan dari bulan Juni-Desember. Totalnya 7 bulan. Ini yang beta mau klarifikasi bahwa honor PPS hanya 7 bulan bukan 8 bulan,”tegasnya.

Terkait masalah gaji PPS Fena Fafan Loilatu menyarankan untuk meminta penjelasan dari Sekretaris PPK Fena Fafan Izaack Liligoly. “Kalau untuk masalah fena fafan langsung saja dengan sekretaris PPK Izaak Liligoly,”bebernya.

Sebab operasional dan honor PPS seluruhnya ditransfer ke rekening sekretariat PPK. “Untuk operasional dan honor PPS itu ditampung di rekening Sekretariat. Jadi mekanismenya setelah mereka masukan laporan pertanggungjawaban baru kita transfer ke rekening mereka. Tranfer dilakukan oleh kita setiap bulan,”terangnya.

Menyoal honor PPS yang belum dibayarkan bulan apa saja, ia tidak mengetahuinya. “Jadi bulan desember sampai sekarang Liligoly belum memasukan laporan pertanggungjawaban ke KPU Bursel,”ungkapnya.

Orang nomor dua di KPU Bursel ini menuturkan honor PPS saat pilkada serentak kemarin itu bervariasi. “Untuk honor beda-beda baik itu ketua, sekrtaris dan angggota nilainya bervariasi,”pungkasnya.

Hingga berita ini, naik cetak Sekretaris PPK Fena Fafan Izaack Liligoly belum berhasil dimintai penjelasannya. (KTL)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Resmi Groundbreaking Blok Masela Dari Jakarta, Presiden: Ini Utang Saya ke Rakyat Maluku

16 Juli 2026 - 22:47 WIT

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Trending di Maluku