Roy Sebut Penturi Cs Caleg Gagal dan “Begal” Politik

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Mereka ini Caleg gagal Partai Demokrat Maluku  dipimpin Marcus Penturi. Mereka penampakan nyata para “begal politik” di Maluku.

Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina menilai, 11 Kader dibawa pimpinan Marcus Penturi, yang telah dipecat merupakan Calon Legislatif (Caleg) gagal, dan kini menjelma jadi “Begal” politik di tanah “raja-raja” ini.

Ke- 11 mantan kader yang hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB), di Deli, Serdang, Sumatera Utara, 5 Maret 2021 lalu, untuk lengserkan kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Demokrat dan mendukung Kepala Staf Presiden Moeldoko, sebagai ketua baru, adalah suatu tindakan begal politik.

“Jadi  mereka kader yang telah dipecat, Caleg gagal Partai Demokrat. Mereka juga bisa disebut sebagai “begal” politik dari Maluku. Pasalnya, terlibat KLB Deli Serdang, Sumatera Utara, mengatasnamakan diri delegasi Demokrat Maluku, padahal tidak punya kewenangan apapun, “ tegas Roy, di Ambon, Minggu (4/4).

Ke-11 mantan kader itu adalah: Marcus Pentury Caleg gagal DPR RI 2019, Ricky Apituley Caleg gagal DPRD Maluku 2019, Jansen Hehanussa Caleg gagal DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Alwi Ohoibor caleg Kabupaten Maluku Tenggara 2019.

Bahrum Wadjo, caleg gagal Kabupaten Seram Bagian Timur 2019, Marcus Tuhenay  Caleg Kabupaten Seram Bagian Barat 2019, Simon Tehuayo, Caleg DPRD Maluku 2009, Simon Salakory, Yosias Soumokil dan Tonci Ubiyan, Caleg DPRD Kabupaten Maluku Tengah 2019.

“Mereka ini Caleg gagal yang diusulkan Partai Demokrat Maluku, mulai dari Pemilihan Legislatif 2009, 2014 hingga 2019. Ini saya katakan biar publik Maluku tahu, kalau mereka dibawa pimpinan Marcus Penturi ini,  adalah penampakan nyata para “begal politik” di Maluku, “ungkapnya.

Ditegaskan, 11 mantan kader yang gagal tersebut, pantas dikatakan sebagai begal politik dari Maluku. Pasalnya, lanjut Roy, sudah gagal dalam berkompetisi di Pileg, kini mereka ikut-ikutan dalam aksi merampas kekuasaan kursi Ketua Umum Demokrat, mengatasnamakan Demokrat Maluku.

“Mereka telah berikan pelajaran buruk bagi politik di Maluku. Ketika gagal Caleg, bukannya berbenah agar bisa dapatkan hasil baik pada Pileg mendatang, mereka malah ikut, fitnah, dan hina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan ketua Umum AHY, agar Moeldoko bisa menang dan merebut Demokrat, “tuturnya.

Para begal politik ini di Maluku, lanjut dia, seperti Marcus Penturi Cs, telah menunjukkan jati diri sebenarnya dalam berpolitik, yakni termasuk dalam golongan politisi yang menghalalkan segala cara demi merebut kekuasaan.

“Apa yang Marcus Penturi Cs lakukan telah merusak nilai demokrasi dan pendidikan politik di Maluku.  Publik saat ini dapat menilai sendiri. Apakah mereka pantas jadi wakil rakyat? Apakah mereka mampu perjuangkan aspirasi rakyat, sementara mereka ini telah menampakkan wujud asli, sebagai begal politik, “tutupnya. (KTE)

Komentar

Loading...