Jaconias Walalayo “Tipu” Presiden di Lahan PLTP Suli

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Lahan PLTP Suli bermasalah diduga kuat akibat ulah eks Kepala BPN Maluku Jaconias Walalayo dan anak buahnya, panitia pembebasan lahan yang dipimpin Onisimus Loppies. Keduanya bakal dilapor ke Sekretaris Kepresidenan, karena dinilai menipu Presiden Jokowi.

“Dasar laporan kami ke pak Muldoko Setneg, adalah surat keterangan bodong ini. Karena di hadapan Presiden Jokowi, Jaconias bilang oh lahan ini aman pa presiden, tidak ada masalah. Pembangkit listrik tenaga panas bumi bisa langsung bangun, padahal mana? Dia sudah tipu pak presiden,” ujar Plt Ketua LP3NKRI Maluku Edison Wonatta kepada Kabar Timur, Rabu, kemarin.

Sambil menunjukkan kopian 17 lembar surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah yang ditandatangani Maemunah Lestaluhu Cs, Edison menyebutkan bermodalkan surat Maemunah Cs, Jaconias merekomendasikan lahan dati Talang Hahan di Negeri Suli ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang Bidang Pertanahan Nasional RI di Jakarta. 

Surat rekomendasi Jaconias tertanggal 11 Desember 1914 ikut ditandatangani Onisimus Loppies. Alhasil, rekomendasi Jaconias dan Onisimus disetujui pemerintah pusat, hingga lahan Dati petuanan Negeri Suli itu dikunjungi Jokowi.

“Dari formulir pernyataan 17 warga ini yang dong dua pake tetapkan status tanah sudah aman. Bahwa seng ada masalah lalu disampaikan ke Deputi yang tadi,” jelas Edison.

Edison berharap dengan laporan ke Sekretaris Negara Muldoko, laporan polisi yang disampaikan ke Polda Maluku mendapat dukungan pemerintah pusat. “Ini supaya proses hukum bisa jalan dan Polda lebih serius bongkar kasus ini,” tandasnya.

Diakui pihaknya sudah cukup banyak laporan yang disampaikan ke institusi kepolisan daerah itu, tapi terkesan lambat ditangani. “Contoh laporan kasus Ketua DPRD Maluku itu, mana? yang bersangkutan dipanggil, atau periksa saksi-saksi?” katanya. 

(KTA)

Komentar

Loading...