7.321 Pelaku Usaha Belum Terima Bantuan UMKM

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Tinggal 11 hari lagi, batas waktu penyaluran bantuan presiden UMKM untuk pelaku usaha di Kota Ambon berakhir. Pemerintah pusat (pempus) telah menentukan batas waktu itu tepat pada 31 Januari 2021. Jika masih ada anggaran tersisa, akan ditarik negara.

Lalu, apakah jumlah calon penerima yang terdata di Kota Ambon telah mendapatkan haknya? Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Marthin Kailuhu mengaku, belum. Dari 23.377 nama yang terverifikasi, hanya sebanyak 16.056 yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. 

“Satu penerima mendapatkan uang Rp 2,4 juta. Jadi ada 7.321 nama yang belum menerima bantuan ini,” kata Kailuhu kepada Kabar Timur di Ambon, Selasa (19/1). 

Menurutnya, kendala hingga belum bisa mendapatkan bantuan UMKM ada pada tidak sesuainya Nomor Induk Keluarga (NIK). BRI pusat telah memverifikasi namun selain NIK berbeda dengan nama, juga nomor handphone yang tak sesuai.

“Jadi ini kendala teknis. BRI Pusat sudah melakukan verifikasi dan 16.056 inilah yang sesuai. Yang ada perbedaan tentu belum bisa mendapatkan bantuan ini,” jelasnya

Untuk itu, pihaknya akan segera menginformasikan masalah ini ke tingkat desa/kelurahan supaya bisa diselesaikan secepatnya. Sebab, waktu tersisa hanya tinggal 11 hari. 

“Kita akan informasikan ke kecamatan hingga desa/kelurahan. Ini supaya informasinya disebarkan dan calon penerima bisa mengkonfirmasi ke pihak BRI untuk dilakukan perbaikan data,” paparnya

Ditambahkan, pihaknya akan berupaya supaya 7.321 orang yang sudah terdaftar itu bisa juga mendapatkan haknya sebelum batas waktu yang ditentukan. “Kita akan berupaya supaya dana itu tidak balik ke pusat tapi tersalur seluruhnya sesuai dengan jumlah data yang tersebar di Kota Ambon,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Manajer BRI Cabang Ambon, Kun Pattikawa mengatakan, BRI punya SOP dalam penyaluran anggaran. Tentu, ini tidak bisa dipaksakan jika kelengkapan administrasi belum selesai. 

“Jadi hanya kendala teknis. Supaya seluruhnya bisa dapat, maka dinas terkait harus menyiapkan data untuk disalurkan ke kelurahan agar calon penerima bisa melihat dan mericek kebenarannya,” ujarnya.

Dia berharap, masalah ini bisa diselesaikan secepatnya sehingga sebelum tanggal 31 Januari 2021, semua calon penerima yang tersebar di Kota Ambon sudah mendapatkan bantuan UMKM. (KTY)

Komentar

Loading...