Korban Diminta Lapor BRI Gemba di Polisi

KANTOR BRI CABANG MASOHI

KABARTIMURNEWS.COM. AMBON-Bobolnya dana miliki nasabah BRI Unit Gemba Kecamatan Kairatu Kabupaten SBB, diduga akibat orang dalam bank itu. Namun BRI disinyalir mendiamkan kasus hilangnya uang nasabah dan tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

Mengomentari hal itu, Kepada Kabar Timur, pengamat perbankan Yusri M. Jusuf menjelaskan nasabah BRI Unit Gemba yang kehilangan dana di rekening mesti langsung melapor ke polisi. Dan tidak diselesaikan begitu saja dengan pihak bank.

"Sebaiknya lapor polisi dengan membawa bukti prin out saldo terakhirnya," kata Yusri Sabtu (12/12) melalui telepon seluler.

Menurut Yusri sah-sah saja uang nasabah diganti oleh pihak bank.Namun agar kasus dugaan kejahatan oknum bank ini tidak terus terulang merugikan masyarakat, sebaiknya dilapor.  "Kalau lapor pasti polisi usut," ujarnya.

Menurutnya masyarakat kelas menengah ke bawah rata-rata tidak punya waktu tapi memproses hukum kehilangan uang mereka di BRI. Tapi menurutnya, kasus dugaan kejahatan perbankan patut diungkap oleh penegak hukum. Sebab bukan hanya dana nasabah berpotensi dimanfaatkan secara tidak bertanggungjawab oleh oknum bank. Tapi juga dana milik pemerintah yang disalurkan melalui BRI Unit Gemba.

Terpisah Kepala BRI Unit Gemba Darius Budiharjo dikonfirmasi, menolak memberikan penjelasan panjang lebar. Darius hanya menyatakan, hilangnya uang nasabah dari saldo rekening sudah ditangani sesuai prosedur. Tapi dia tidak menjelaskan prosedur tersebut seperti apa.

Salah satu nasabah BRI Unit Gemba berinisial "NN" mengaku ikut jadi korban kehilangan uang dari saldo rekening tabungannya. Karena telah mengalami hal itu sampai tiga kali, dia akhirnya mengadu ke pihak BRI Unit Gemba.

"Jadi nanti setelah saya lihat di saldo hilangnya sampai Rp 1 juta lebih, maka saya engga terima. Saya langsung lapor ke bank-nya," tutur NN melalui telepon seluler Rabu (9/12/2020).

Setelah mengadukan hal itu ke BRI Unit Gemba, uangnya memang diganti. Namun menurut NN kejadian yang ia duga dilakukan orang dalam BRI Gemba tidak boleh dibiarkan.

"Dugaan saya, itu kejahatan di internal BRI saja. Kalau bukan kenapa mereka ganti uang saya dan tidak lapor ke polisi. Jadi kesimpulan saya itu orang dalam saja," papar NN.

Akibat kehilangan uang di saldo rekaning mereka  puluhan nasabah mendatangi BRI Unit Gemba, untuk melaporkan kasus ini sekaligus menuntut uang mereka diganti. Bahkan ada juga yang meminta menarik uang tabungannya untuk sementara, karena takut kebobolan seperti nasabah lainnya.

“Uang saya ditarik hingga Rp 20 juta. Makanya saya datang ke bank untuk tanyakan kenapa uang saya bisa ditarik sebanyak itu padahal saya tidak melakukan penarikan,” tutur salah satu nasabah.(KTA)

Komentar

Loading...