Hindari Penilaian Miring, Dukcapil Harus Benahi Sistem

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Tangkap basah adanya dugaan tindakan menyuap (calo) untuk memuluskan proses pelayanan administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon harus menjadi perhatian Plt Kepala Dinas (Kadis), Selly Haurisa.

“Kalau ada calo, berarti internal Dukcapil harus jadi perhatian Ibu Selly,” kata anggota DPRD Kota Ambon, Cristianto Laturiuw kepada wartawan di Gedung DPRD Ambon, kemarin.

Menurutnya, calo berperan bukan sembarang kerja. Bisa saja, mereka (calo) punya jaringan dengan oknum pegawai yang bekerja di dinas yang di pimpin Haurisa.

“Dari kasus ini, maka sistem pengaturan di dalam Dukcapil harus dibenahi. Untuk keluarkan satu dokumen itu tahapannya gimana, kalau memang benar, ya jalan. Tapi kalau ada keganjalan, ya tak usah dikeluarkan, “ paparnya.

Politisi Gerindra itu menyatakan, tidak mungkin ada warga masyarakat yang berupaya menggunakan modus-modus yang seperti demikian.  Dan itu mungkin bisa saja terjadi setelah mereka (masyarakat) merasa bahwa dalam pengurusan yang sudah dilakukan di Dukcapil Ambon selama ini kerap terlambat atau mengalami kesulitan.

“Makanya kalau ada calo yang menawarkan jasa untuk mempercepat pengurusan, maka masyarakat yang membutuhkan dokumen dalam waktu dekat, pasti saja turuti kemauan calo, meski itu dibayar. Nah, kinerja di Dukcapil ini juga harus jadi perhatian Kadis,” tandasnya

Anggota Komisi I DPRD Ambon itu mengaku sependapat dengan cara yang dilakukan oleh Kadis Dukcapil dengan memerintahkan calo keluar. Itu tindakan yang benar.

Tapi poin yang harus mendapat perhatian adalah kembali melakukan pengecekan terhadap adminitrasi atau birokrasi kerja yang ada pada internal Disdukcapil supaya tidak lagi pembicaraan miring yang terjadi diluar.

“Supaya hindari pembicaraan miring di luar, maka harus lakukan pengecekan terhadap administrasi atau birokrasi kerja. Kalau di dalam sudah bagus, maka penilaian luar pun akan tetap bagus,” pungkasnya. (KTY)

Komentar

Loading...