KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Rapat Umum Pemagang Saham (RUPS) luar biasa Bank Maluku-Maluku Utara, dalam rangka menyutujui pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) Arief Burhanuddin Waliulu, sekaligus untuk menentukan siapa penggantinya, hingga kini belum terjadwalkan.
“Sampai sekarang, kami belum mendapatkan jadwal dari Komisaris Utama, ataupun dari para pemegang saham,”kata Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Kasrul Selang, di Kantor Gubernur, Kamis (26/11) kemarin.
Dikatakan Kasrul, saat ini para pemegang saham dalam hal ini Bupati/Walikota dan Gubernur Maluku, masih sibuk dalam menyusun rencana APBD tahun 2021. Olehnya itu, belum bisa dilakukan RUPS dalam waktu dekat ini.
“Yang mengatur tenaga RUPS ini bukan kami, tapi mereka pemegang saham dan Komisaris Utama. Tapi, kemungkinan besar, proses tersebut nantinya akan dilakukan tahun depan (2021) , jika kesibukan diakhir tahun ini sudah selesai,”jelasnya.
Disinggung mengenai pernyataan Gubernur Maluku, Murad Ismail beberapa waktu lalu, yang menyatakan bahwa RUPS bakal digelar dalam bulan November 2020 ini, Kasrul mengaku, hingga kini dirinya belum mendapatkan Intruksi apapun dari mantan Dankor Brimob Polri itu.



























