KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Sepak terjang Lucky Wattimury di kasus dugaan penipuan, gratifikasi bahkan diduga kuat masuk ranah pungli ini disinyalir dibeking para broker atau makelar proyek. Lagi-lagi ini terungkap dari penyelidikan LP3NKRI Maluku.
“Mereka ini para pegawai Pemda Maluku, dari macam-macam dinas, ada Dinas PU, kesehatan sampai pendidikan. Yang dari PU kenal muka tapi di bagian apa, tinggal dimana, nama siapa katong masih selidiki,” ujar Plt Ketua LP3NKRI Maluku Edison Wonatta kepada Kabar Timur, Kamis kemarin di PN Ambon.
Para makelar proyek ini berperan menghubungkan para pejabat daerah dengan kontraktor tertentu. Atau sebaliknya para pejabat yang di dalam kasus ini salah satunya diduga Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury lah yang menghubungi makelar “pegawai pemda” itu lebih dulu.
“Setelah ketemu dengan kontraktor, si pejabat lalu hubungi makelar yang pegawai Pemda itu datang di pertemuan. Ini untuk yakinkan saja, bahwa proyek pemda itu memang ada,” terang Edison.



























