KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Ketua DPD PDIP Maluku Murad Ismail harus berani mengambil sikap tegas terhadap Lucky. Perilaku Lucky akan berdampak buruk kepada partai.
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Burhanudin Rumbouw mengkritik Badan Kehormatan (BK) DPRD Maluku dan DPD PDIP Maluku.
BK DPRD dan DPD PDIP terkesan diam terhadap perilaku Ketua DPRD Lucky Wattimury yang “gemar” menipu pengusaha jasa konstruksi dengan modus barter proyek pemerintah.
“Ini sudah jadi informasi publik Pak Lucky telah melakukan dugaan penipuan dengan memanfaatkan jabatannya. Tetapi BK DPRD Maluku dan DPD PDIP Maluku seperti diam. Jangan begitu dong,” kritik Rumbouw disampaikan kepada Kabar Timur di Ambon, Rabu (7/10).
HMI Cabang Ambon secara kelembagaan kecewa dengan perilaku Lucky yang mencoreng marwah DPRD dan citra PDIP di Maluku. Rumbouw mengaku kesal, sebagai perwakilan rakyat, DPRD tidak bisa melihat persoalan yang terjadi di lembaganya.
Marwah DPRD dibiarkan hitam di mata publik. Padahal, dari ulah pimpinan parlemen itu bisa menimbulkan ketidakpercayaan rakyat kepada lembaga politik tersebut.
“Kalau pimpinan penipu lalu DPRD tidak berani ambil sikap, berarti secara tidak langsung DPRD telah menunjukan mereka lemah dalam memperjuangkan kebenaran,” tegasnya.
Sebagai representasi rakyat menurut Rumbouw, Lucky harus menjadi teladan atau panutan bagi masyarakat di Maluku. Fungsi kontrol sebagai wakil rakyat harus dijalankan sehingga setiap persoalan di daerah bisa diperjuangkan untuk mendapat perbaikan.



























