KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Tak ada tanda-tanda yang pasti Korps Adhyaksa akan menuntaskan kasus dugaan korupsi membelit Bupati Benyamin Thomas Noach sekumpulan pendemo melakukan unjuk rasa di kantor Kejati Maluku. Pendemo menuntut Benyamin Noach segera dipanggil untuk pemeriksaan.
Dipimpin Hermanus Termas yang juga Ketua Gerakan Pemuda Peduli Maluku Barat Daya itu, (MBD) pendemo mendesak Krjati Maluku yang kini dikomandani Rorogo Zega serius mengusut sejumlah kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Noach.
“Kajati kami harap secepatnya panggil Benyamin Thomas Noach. Kajati jangan lindungi mereka yang diduga berada di balik korupsi KMP Marsela,” teriak Hermanus di depan kantor Kejati Maluku, Rabu kemarin.
Setelah sekitar satu jam lebih berorasi, para pendemo akhirnya diterima Asisten Inteljen Kejati (Asintel) Maluku Muji, di depan gerbang kantor institusi hukum itu. Kepada Hermanus Termas dkk, Muji menandaskan, pihak pasti akan memanggil Bupati MBD itu. “Kita pasti akan memanggil yang bersangkutan suatu waktu,” kata Muji.
Hanya saja Asintel Kejati Maluku ini tidak memastikan kapan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Benyamin Noach. “Kita tidak bisa pastikan kapan yang bersangkutan dipanggil untuk dimintai keterangan. Karena itu merupakan bagian dari strategi penyelidikan kasusnya,” ucap Muji.
Desakan Hermanus Termas dkk, agar Kejati Maluku mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menimpa KMP Marsela bukan baru kali ini. Menurut dia sikap enggan Kejati Maluku mengusut dugaan korupsi yang dia nilai sudah terang benderang itu telah menimbulkan keresahan masyarakat di Kabupaten MBD. Yaitu ketidakpastian hukum kasus ini menimbulkan persepsi yang berbeda-beda dalam masyarakat di daerah itu.



























