Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Proyek di Kanwil Agama Dimonopoli Satu Kontraktor

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Monopoli proyek di Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku bukan hal baru. Ini terjadi sejak lama, dan dibiarkan. Cukup negosiasi dengan panitia lelang, diketahui pejabat tinggi, paket akan dimenangkan oleh kontraktor tersebut.

Komitmen fee diduga menjadi kunci dalam proses lelang yang disebut-sebut formalitas. “Monopoli itu terjadi terhadap paket-paket proyek disana. Ada kontraktor tertentu bisa mendapatkan tiga sampai empat paket proyek,” ungkap salah satu kontraktor, Kamis, kemarin.

Dia mencontohkan, untuk tahun 2020. Paket proyek hanya dikuasai kelompok tertentu, seperti Pembangunan Kantor Urusan Agama Lorong Guba, Kabupaten Buru nilainya mentapai Rp1,3 miliar. Perusahaan yang mengerjakannya, adalah CV Rizky Pratama.

Masih di kabupaten yang sama, pembangunan KUA Wailata dengan nilai Rp1,3 miliar. Proyek dikerjakan CV Nusantara Jaya. Dan pembângunan KUA Huamual dengan pembiayaan Rp1,2 miliar dikerjakan CV Karya Maluku Jaya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku