Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Ini Hasil Pemeriksaan Swab PDP Yang Meninggal di RS Lantamal Halong

badge-check


Ini Hasil Pemeriksaan Swab PDP Yang Meninggal di RS Lantamal Halong Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Hasil pemeriksaan swab almarhum LM (64) yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meningal di RSAL dr. F.X. Suhardjo atau RS. Lantamal IX Halong, Ambon pekan kemarin sudah diketahui.

Sebelumnya, almarhum LM berdasarkan hasil pemeriksaan tes cepat atau Rapid Test, hasilnya positif (reaktif) sehingg aproses pemakaman almarhum dilakukan dengan protokol covid-19 di TPU Hunuth.

Namun, hasil berbeda setelah BTKL-PP KLas II Ambon melakukan pemeriksaan swab. Dimana hasil pemeriksaan swab alamrhum adalah negatif atau tidak terpapar virus corona.

“Hasil swab dari LM (64) yang meninggal dunia pada tanggal 23 Mei 2020 di RSAL dr. F.X. Suhardjo sudah keluar dengan hasil negatif,”ungkap Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Maluku, Melky Lohy dalam rilis Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Selasa (26/5) malam.

Sebelumnya diberitakan kabartimurnews.com, Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) inisial LM (64) asal Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang tengah dirawat di RS. dr. F. X. Suhardjo Lantamal IX, Halong, Ambon meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kabartimurnews.com, almarhum meninggal Sabtu 23 Mei pukul 21.30 WIT.

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di TPU Hunuth, Kecamatan Baguala, Ambon Minggu 24 Mei hari ini dengan protokol covid.

Almarhum sebelumnya diketahui masuk ke Rumkit Lantamal Halong itu pada 16 Mei 2020 pukul 08.00 wit dengan keluhan gejala covid yakni sesak nafas dan mendapat penangganan oleh tim kesehatan rumkit tersebut dengan standar sesuai pasien yang telah terkonfirmasi virus covid 19.

Setelah dilakukan rapid test oleh tim kesehatan Gugus Tugas Provinsi Maluku di rumkit Lantamal Haling, hasilnya positif atau reaktif dan pada 23 Mei, Sabtu malam pukul 21.30 wit, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter Rumah sakit dr. F. X. Suhardjo Lantamal IX di ruang isolasi rumkit milik Lantamal Halong tersebut.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkannya.

“Kalau tentang kematian (1 PDP di RS Lantamal Halong) betul. Cuma kalau kronologis dan medisnya kita belum dapat laporan resmi,”ujarnya menjawab saat dikonfirmasi via seluler Minggu siang.

Ditanyai soal swab almarhum, kata Kasrul, sudah dilakukan pengambilan swab dan diperiksa di BTKL-PP Klas II Ambon.

“Sudah di swab, masih tunggu hasilnya,”tandasnya. (KTR)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku