Bocah Ditemukan Dalam Perut Buaya

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Johari Hentihu, bocah 7 tahun, warga Desa Waimingit, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru yang hilang saat mandi di pantai ditemukan tewas dalam perut buaya.

Bocah malang ini ditemukan tewas mengenaskan setelah perut hewan predator itu dibelah. Tubuhnya terlihat utuh, sedangkan kepalanya terlepas.

Korban ditemukan setelah orang tuanya curiga saat melihat buaya di tepian pantai, Kamis (9/4) pukul 19.00 WIT. Dia meminta petugas Ditpolairud Polda Maluku hewan buas itu.

Menerima laporan orangtua korban, petugas dan masyarakat berhasil memburu buaya tersebut. Berhasil ditembak, binatang predator itu kemudian ditarik menuju daratan. Perut buaya dibelah oleh warga setempat.

Ternyata, kecurigaan orang tua korban benar. Anaknya yang hilang setelah berenang pada Rabu (8/4) pukul 11.00 WIT, ini disantap buaya.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal oleh team SAR gabungan di dalam perut buaya,” kata Kepala Basarnas Ambon, Muslimin.

Berhasil menemukan korban, operasi pencarian oleh SAR gabungan dinyatakan berakhir. “Kepada berbagai unsur SAR yang terlibat kami mengucapkan terima kasih,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Rum Ohoirat mengatakan, buaya itu ditembak menggunakan senjata api organik SS1 v5. Lima kali tembakan, buaya itu mati dan ditarik ke daratan.

Penembakan setelah tim yang beroperasi menggunakan Kapal Polisi (KP) XVI-3001 Tanjung Allang diminta kepala desa dan warga setempat. “Kepala desa dan masyarakat Desa Waimangit meminta anggota untuk mengeksekusi buaya itu. Anggota Ditpolairud menembak buaya itu,” terangnya. (KTC)

Komentar

Loading...