KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan jumlah pasien yang terindikasi virus corona (covid-19) di Maluku dan kapasitas ruang isolasi di Rumah Sakit penuh, Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid -19 Provinsi Maluku telah menyiapkan sejumlah alternatif.
Alternatif yang sudah disiapkan itu adalah dengan memfungsikan Asrama Haji dana Balai-Balai Diklat yang ada di Maluku sebagai ruang isolasi.
“Kita baru rapat, Sekda sudah menyiapkan beberapa alternatif yaitudengan memfungsikan Balai-balai diklat yang di Provinsi Maluku maupun Asrama Haji. Itu akan difungsikan,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikal Pontoh di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Sabtu (21/3).
Meski alternatif itu dipersiapkan, Pontoh berharap jangan sampai hal itu terjadi. “Kita mempersiapkan itu dan berdoa mudah-mudahan tidak digunakan,”sambungnya.
Seiring meningkatnya jumlah ODP di Maluku, kata Pontoh, Gugus Tugas sudah membagi fasilitas kesehatan dalam hal ini Rumah Sakit di ibukota Provinsi. Yaitu Rumkit TNI/Polri, RSUD dr. Haulussy maupun RSUP dr. J. Leimena.



























