Sekilas Info

Sinergitas TNI dan Polri Jelang Pilkada SBT

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- TNI dan Polri di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar coffee morning. Berlangsung di Warung Kopi Bakudapa, Jalan Protokol Desa Bula, SBT, Rabu (8/1). Tujuannya untuk merajut sinergitas menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) SBT, 23 September 2020 nanti.

Selain TNI dan Polri, sejumlah instansi terkait lainnya seperti Kejaksaan Negeri, Pengadilan, DPRD, BPBD, tokoh agama dan masyarakat hadir untuk bersama menyatukan konsep dalam mewujudkan Kamtibmas di Kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu adalah Kapolres SBT, AKBP Adolof Bormasa, Ketua Komisi A DPRD, Umar Gazam, Kepala Pengadilan, Purwanto, Kepala Kejaksaan, Riyadi, Kepala BPBD, Usman Keliobas, Pabung Kodim 1502/Masohi, Mayor Inf M.

Mahubessy, Pabung Kodim Persiapan, Mayor Inf Warsito, dan para tokoh masyarakat maupun agama.

AKBP Adolof Bormasa mengatakan, kegiatan coffee morning akan dilaksanakan rutin. Hal ini dilakukan agar sinergitas TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat tetap terjaga. Apalagi, beberapa bulan mendatang akan berlangsung pilkada serentak. SBT merupakan salah satunya.
“Saat Pilkada di SBT, TNI dan Polri harus netral,” pintanya.

Pengamanan wilayah di Maluku saat ini, tambah Bormasa, berbeda dengan keadaan pada 5 tahun silam. Sebagai salah satu Provinsi perbatasan dengan negara luar, pengamanan harus maksimal, menyusul terbukanya jalur bebas kapal asing yang melewati daerah tersebut.

“Kami meminta kepada Kapolsek Bula untuk bekerjasama dengan Danramil Bula dalam rangka kegiatan bhakti dan terus menjaga situasi Kamtibmas dengan baik,” pintanya.

Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1502/Masohi, Mayor Inf. M. Mahubessy, juga mengaku hal yang sama. Di Kota Bula sendiri, TNI hanyalah Koramil. Setelah menjadi Kabupaten sendiri, wilayah ini diisi oleh Pabung Kodim 1502/Masohi, dan BKO Kodim Persiapan.

“Tugas Pabung BKO hanya mengurus administrasi terkait terbentuknya Kodim SBT dan kendali tetap berada di bawah Kodim 1502/Masohi (Komandan Kodim),” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri SBT, Riyad, mengatakan, jelang pelaksanaan Pilkada, yang perlu diwaspadai adalah adanya keterlibatan Aparat Sipil Negara (ASN). Olehnya itu, Riyad menekankan kepada ASN untuk tetap netral.
“Diharapkan kepada semua jajaran yang seharusnya netral harus netral, agar tidak mencederai pelaksanaan Pilkada nanti,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga