Sekilas Info

Bupati: Maluku Tenggara Butuh “Bank Darah”

DOK/KABARTIMURNM. Thaher Hanubun

KABARTIMURNEWS.COM. LANGGUR- Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku Muhamad Taher Hanubun mengemukakan bahwa daerah itu membutuhkan adanya "bank darah" dan sudah semestinya keberadaanya harus ada.

"Kita tahu bahwa rumah sakit sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan, karena itu 'bank darah' sudah semestinya ada di daerah ini, guna menjawab kebutuhan masyarakat tersebut" katanya di Aula Lantai III Kantor Bupati Malra, Senin (9/12) malam.

Dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekda Maluku Tenggara (Malra) Bernadus Rettob pada pelantikan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maluku Tenggara masa bakti 2019-2024, ia mengemukakan, kehadiran PMI di Malra telah menjadi momentum yang baik bagi daerah itu untuk dapat lebih menghadirkan negara dan pemerintah bagi kemaslahatan masyarakat.

Ia mengatakan kehadiran PMI di daerah itu tidak hanya untuk menggelorakan semangat berdonor darah di masyarakat.

"Namun kehadiran PMI dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini membutuhkan darah dalam pelayanan kesehatan.," katanya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Malra berharap pemkab dengan DPRD Malra dapat lebih memerhatikan kebutuhan PMI agar dapat secara Iebih maksimal bekerja dan memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Sebelumnya, Ketua PMI Provinsi Maluku Pdt Jhon Chr Ruhulesin melantik pengurus PMI Kabupaten Maluku Tenggara masa bakti 2019-2024.

Pengurus PMI Malra masa bakti 2019-2024 diketuai oleh Bernadus Rettob, yang juga Plt Sekda Malra.

Pelantikan pengurus PMI Malra dihadiri oleh Plt Sekda Malra Bernadus Rettob, anggota DPRD Malra, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI/Polri, tokoh agama, serta pengurus PMI.

Jhon Chr Ruhulessin pada pelantikan tersebut menyampaikan PMI adalah sebuah organisasi nasional yang dibentuk dan didirikan oleh negara, dan bertujuan untuk membantu pemerintah, serta secara khusus membantu meringankan penderitaan rakyat.

PMI hadir di tengah masyarakat sebagai wujud dari tanggung jawab kemanusiaan yang didasari prinsip kemanusiaan, kesamaan, persaudaraan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

"Komitmen kemanusiaan diharapkan menjadi landasan utama PMI hadir di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat dan berbangsa," katanya. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga