Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Anggaran Perbaikan Kerusakan Fasilitas Umum dan Pemerintahan 200 Miliar Lebih

badge-check


Anggaran Perbaikan Kerusakan Fasilitas Umum dan Pemerintahan 200 Miliar Lebih Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Ismail Usemahu mengatakan anggaran perbaikan kerusakan fasilitas umum maupun fasilitas pemerintahan yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,8 magnitudo di tiga wilayah di Maluku 26 September lalu mencapai Rp. 200 Miliar lebih.

Hitungan nominal anggaran perbaikan ini diluar dari anggaran perbaikan rumah warga yang rusak.

Sebagaimana diketahui dari data terakhir hasil verifikasi lapangan BPBD Maluku, tercatat kurang lebih 500 lebih fasilitas umum dan pemerintahan alami kerusakan baik ringan, sedang hingga berat akibat gempa.

“Hitungan anggaran perbaikan fasilitas umum dan pemerintahan yang rusak akibat gempa seperti Rumah Sakit, sekolah, pasar maupun gedung pemerintahan itu sebesar 200 miliar lebih. Itu (hitungan anggaran) di luar rumah warga,”ungkap Usemahu saat dikinfomasi di Ambon, Rabu (6/11).

Hitungan anggaran perbaikan itu diakuinya sufah disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Sekarang tinggal menunggu. Nanti akan dikoordinasikan ditingkat pusat. Karena itu ada kewenangan-kewenangan melalui kementerian terkait, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan sesuai fasilitas umum yang rusak itu,”tandasnya. (RUZ)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku