Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Gema Minta Laporkan “SPBU” Nakal

badge-check


Gema Minta Laporkan “SPBU” Nakal Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,DENPASAR- General Manager (GM) Pertamina MOR VIII Wilayah Maluku-Maluku Utara-Papua dan Papua Barat, Gema Iriandus Pahalawan meminta media maupun masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan SPBU nakal yang menjual BBM dengan harga tidak sesuai dengan yang ditentukan Pertamina.

Ancaman ini berlaku bagi lembaga penyalur alias SBPU yang membuat kerjasama langsung dengan Pertamina untuk penjualan produk BBM non subsidi seperti Pertamax, Dexlite dan Pertalite.

“Kita butuh kerjasama teman-teman apabila ada pihak penyalur SPBU Kompak, Mini, Modular maupun Reguler jual dengan harga yang tidak sesuai karena itu tidak berlaku di SPBU yang langsung membuat bekerjasama dengan pertamina, kecuali lembaga penyalur yang bekerjasama dengan Pemda, karena Pemda ada keluarkan HET,”ujarnya kepada awak media disela-sela kegiatan Workshop Media Maluku Papua di White Rose Hotel, Bali, Jumat (1/11).

Disinggung sanksi bagi SPBU yang nakal, Gema mengatakan SPBU tersebut akan diberikan sanksi berupa teguran dan skorsing. “Selain skorsing kita kurangi kuota BBM-nya dan diberikan ke SPBU yang ada di sekitarnya,”jawabnya.

Sementara sanksi paling tinggi bagi SPBU nakal ini kata Gema adalah pemutusan hubungan usaha. (RUZ)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku