Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Walikota Ambon Pandu Sosialisasi Penutupan Lokalisasi Tanjung

badge-check


Walikota Ambon Pandu Sosialisasi Penutupan Lokalisasi Tanjung Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Walikota Ambon Richard Louhenapessy turun langsung melakukan sosialiasi penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah, di kawasan tersebut, Sabtu (19/10) malam ini.

Turut hadir Ketua MUI Ambon, Ketua DPRD Ambon, Dandim 1504 Ambon, Wakapolres Ambon, dan Sekda Kota Ambon.

Dalam sosialisasi itu, Richard langsung ambil alih kegiatan. Ia menjadi pemandu acara dengan memberikan kesempatan kepada Ketua MUI, Wakapolres, Dandim, dan Ketua DPRD berbicara.

Tanya jawab dengan Pekerja Seks Perempuan (PSP), pengusaha lokalisasi, pedagang dan masyarakat sekitar, juga dilakukan.

Dalam tanya jawab itu, beragam persoalan dampak penutupan disampaikan. Mulai dari proses pemulangan PSP secara manusiawi, utang pengusaha di bank, nasib pedagang di kemudian hari, dan beredarnya PSP tanpa kontrol di luar lokalisasi.

“Semua pertanyaan yang disampaikan saudara-saudara sekalian telah kami catat dan akan kami kaji selanjutnya. Ini pertemuan resmi pertama yang kami lakukan. Akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya,” kata Richard.

Sebelumnya, Ketua MUI, Wakapolres, Dandim, dan Ketua DPRD Ambon, menyampaikan mendukung rencananya penutupan lokalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT ini berakhir pukul 10.00 WIT. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku