Sekilas Info

Umat Muslim di Kota Ambon Dzikir dan Doa Bersama Untuk Bencana Maluku

Foto: RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR DOA BERSAMA: Ribuan umat muslim di Kota Ambon mengikuti istighosah, dzikir dan doa bersama untuk bencana Maluku di Masjid Raya Al-Fatah, Ambon, Jumat (11/10) malam.

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Ribuan umat muslim di Kota Ambon ikuti istiqasah, dzikir dan doa bersama untuk bencana Maluku yang dilangsungkan di Masjid Raya Al-Fatah, Ambon, Jumat (11/10) malam.

Istiqasah, dzikir sekaligus doa bersama yang diprakarsai oleh Pemerintah Daetah Provinsi Maluku ini dipimpin langsung oleh Imam Masjid Raya Al-Fatah Ambon, H. R.R. Hassannusi.

Tidak hanya diikuti oleh orang dewasa, anak-anak juga terlihat mengikuti pelaksanaan istiqasah, dzikir hingga doa bersama ini.

Sebagaimana diketahui, Maluku khususnya tiga wilayahnya yakni Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB) dan Kota Ambon mengalami bencana gempa bumi sejak 26 September lalu dan masih diguncang gempa hingga Jumat 11 Oktober kemarin.

Sesuai data BMKG, hingga Jumat siang, tercatat sebanyak 1.373 gempa susulan dan dirasakan 161 kali pasca gempa berkekuatan 6,8 magnitudo 26 September lalu

Akibat bencana tersebut tercatat kurang lebih ada sekitar 49 korban jiwa, ribuan korban luka-luka, ribuan bangunan rusak dan lebih dari seratusan jiwa terpaksa mengungsi.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan pelaksanaan istiqasah, dzikir dan doa bersama yang diselenggarakan oleh Pemda Provinsi Maluku ini bertujuan untuk mendoakan para korban akibat bencana gempabumi di Maluku dan juga untuk mendoakan agar para pengungsi diberi ketabahan, kesabaran dan tawakkal atas musibah bencana.

"Yang pertama, melalui pelaksanaan istiqasah, dzikir dan doa bersama ini kita berdoa untuk korban-korban ini arwahnya diterima di sisi Allah SWT dan untuk saudara-saudara di pengungsian agar mereka lebih sabar, tawakal menerima cobaan ini,"jelasnya kepada awak media di Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Jumat malam.

Tidak hanya itu saja, kata Kasrul menambahkan, istiqasah, dzikir dan doa bersama ini juga sebagai mahabah kepada Allah SWT dan juga bentuk ikhtiar agar Maluku terhindar dari bencana yang lebih besar lagi.

Olehnya itu dirinya pun menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut serta dalam pelaksanaan istiqasah, dzikir dan doa bersama ini. "Terimakasih kepada alim ulama dan masyarakat yang hadir maupun yang tidak sempat hadir tapi tetap berdoa di rumah dan masjid masing-masing,"tandasnya. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga