Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

1.246 Kali Gempa Guncang Maluku

badge-check


1.246 Kali Gempa Guncang Maluku Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Geofisika Ambon, mengungkapkan, hingga pukul 09.00 WIT hari ini, telah terjadi gempa susulan sebanyak 1.246 kali. Ini berlangsung setiap hari sejak gempa utama 6.8 SR mengguncang, Kamis (26/9) lalu.

Ribuan kali gempa yang mengguncang Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat selama 13 hari ini menyebabkan terjadinya kepanikan warga sebanyak 138 kali.

“Sampai pukul 09.00 WIT tadi, gempa susulan tercatat mencapai 1.246 kali. Kemudian yang dirasakan masyarakat sebanyak 138 kali,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Ambon, Andi Azhar Rusdin kepada Kabar Timur, Rabu (9/10).

Dari grafik BMKG, sejak hari pertama hingga kelima, intensitas gempa terlihat semakin menurun. Tapi hari ke enam jumlahnya naik dan kemudian terjadinya turun naik.

Kendati demikian, semua gempa susulan yang terjadi tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami. Menurutnya, ribuan kali gempa susulan yang terjadi merupakan hal yang bisa. Sebab, aktivitasnya menuju normal.

Setelah gempa berkekuatan 6.8 SR mengguncang, lantas dihari pertama itu terjadi sebanyak 214 kali gempa susulan. Kemudian turun menjadi 139, 102, 83, 94, 61 dan kembali naik 69 kali. Setelah itu 37, 61, 56, 54 dan terakhir pukul 09.00 WIT tadi mencapai 31 kali gempa. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku