Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Pasca Gempa, Mendikbud Pastikan Pempus Bantu Maluku

badge-check


Pasca Gempa, Mendikbud Pastikan Pempus Bantu Maluku Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Atas kerusakan sejumlah bangunan sekolah di Maluku akibat diguncang gempa berkekuatan 6,8 magnitudo Kamis pelan lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy memastikan Pemerintah Pusat akan membantu masyarakat di Maluku.

Olehnya itu, Mendikbud meminta masyarakat di Maluku untuk tidak panik. “Tidak usah kuatir dan panik, Pemerintah Pusat melalui Kemndikbud akan membantu masyarakat Maluku,”ucapnya fihadapan para guru dan pelajar saat kunjungi SMAN 4 Salahutu di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon, Senin (30/9).

Kepada awak media, Mendikbud menyatakan secara umum kerusakan bangunan sekolah di Maluku yang terkena dampak gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo yang terjadi pada Kamis pekan lalu, masih layak digunakan untuk proses belajar mengajar. “Hanyarehap ringan saja. Karena ini rehab ringan, nanti aoan ditangani oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja,”sebutnya.

Tetapi, lanjut dia, jika ada yang bangunan sekolah yang tergolong rusak berat, penanganannya itu oleh Kementerian PUPR. “Karena itu sekarang sedang kita data (bangunan sekolah yang rusak),”tuturnya.

Yang terpenting saat ini kata dia, adalah anak-anak harus sekolah. “Kalau ada yang masih trauma, kita akan siapkan tenda darurat untuk belajar. Dan mudah-mudahan rehabnya tidak terlalu lama dan kemudian mereka (siswa dan guru) harus diyakinkan bahwa sekolahnya aman dan aktivitas belajar mengajar harus segara dilaksanakan. Tidak boleh terlalu lama anak-anak tidak sekolah, karena kalau lama tidak sekolah maka semakin sulit menarik dia ke sekolah,”jelasnya.

Disamping itu, kata dia, dirinya juga sudah meminta Kepala LPMP untuk melaksanakan trauma hili (Pendampingan psikologis) kepada para guru dan siswa yang mengalami trauma akibat gempa.

Disinggung soal konsep pembangunan gedung sekolah kedepan mengingat Maluku merupakan daerah yang rawan gempa, Mendikbud mengatakan hal itu sudah ada ukuran standarnya dari Kementerian PUPR sesuai karakteristik wilayah seperti Maluku. “Jadi nanti untuk pembangunan kedepan harus mengutamakan standar ketahanan gempa,”tandasnya. (RUZ)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Resmi Groundbreaking Blok Masela Dari Jakarta, Presiden: Ini Utang Saya ke Rakyat Maluku

16 Juli 2026 - 22:47 WIT

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Trending di Maluku