Sekilas Info

Alex Orno Diperiksa KPK

Alex Orno

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikabarkan telah memeriksa salah satu anggota DPRD Maluku, Alex Orno.

Informasi yang diterima Kabar Timur, politisi PDIP itu diperiksa komisi anti rasuah,16 Agustus 2019 lalu.  Dia diperiksa  terkait dugaan korupsi pematangan lahan  di Tiakur, ibukota Maluku Barat Daya, 2012 lalu. 

Adik Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, yang juga mantan Bupati MBD ini, diduga keras mengetahui aliran dana dari PT Robust Resources Limited,(anak perusahaan PT Gemala Borneo Utama ) yang melakukan eksplorasi tambang emas di pulau Romang,  senilai Rp 8 miliar untuk pematangan lahan di Tiakur. 

‘’Pak Orno, sudah diperiksa KPK. Dia diperiksa setelah KPK  memeriksa kontraktor yang mengerjakan pematangan lahan di Tiakur,’’kata sumber Kabar Timur, kemarin.

Dia mengaku, Orno diperiksa oleh salah satu penyidik KPK, Hendri Cristian.’’Informasinya seperti itu yang kita dapat. Aliran dana itu diduga dikorupsi karena proses pematangan lahan,” katanya.

Alex Orno, ketika dihubungi, tadi malam, terkait khabar dirinya diperiksa KPK,   hand pnone miliknya tidak aktif atau berada diluar jangkauan.

Terpisah, Ketua  Umum  Gerakan  Advokasi  Untuk  Indonesia  Bersih (GAUIB)   Fredi  Moses  Ulemlem,  S.H. mengapresiasi,  KPK yang telah memeriksa Orno.

‘’Kami mendapat informasi pak Orno diperiksa salah satu penyidik KPK yang dipercayakan di Indoesia Timur. Kami  mendorong KPK menyelesaikan  kasus  pematangan  lahan  kota  Tiakur. Kontraktor  yang  menangani  pematangan lahan  kota  Tiakur  juga   sudah  di periksa.  Kita  tinggal  menunggu  saja,’’kata Ulemlema ketika menghubungi Kabar Timur, tadi malam.

Dia berharap, KPK tidak tebang pilih dalam penyidikan dugaan korupsi pematangan lahan di Tiakur. “Di republik  ini  tidak  ada  pejabat yang bebas  dari  jeratan hukum.  Tidak  ada pejabat  kebal hukum. Semua sama dimata hukum,’’ingatnya.

Sekedar tahu, pematangan lahan  realisasi dari penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Bupati Orno dan perusahaan Robust Resources Limited yang berkedudukan di Australia pada 2011 lalu. (KTM)

Penulis:

Baca Juga