Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Digantung Murad, Kader PDIP “Gelisah’’

badge-check


					Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pariera memukul tifa tanda dibukanya Konferda dan Konfercab PDIP Maluku di gedung Siwalima, Karang Panjang, Ambon, Senin (1/7). FOTO: rafsanjani ely/kabar timur Perbesar

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pariera memukul tifa tanda dibukanya Konferda dan Konfercab PDIP Maluku di gedung Siwalima, Karang Panjang, Ambon, Senin (1/7). FOTO: rafsanjani ely/kabar timur

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sejumlah posisi penting distruktur Banteng Kekar Moncong Putih, masih kosong dan hingga kini belum terisi. 

Pasca penunjukan Gubernur Maluku, Murad Ismail sebagai Ketua DPD PDIP Maluku, saat Konferda lanjutan, medio Juli 2019 lalu, sejumlah posisi strategis di partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu, masih kosong atau belum terisi. 

Selain dinamika, perubahan posisi sekretaris dan bendahara DPD PDIP Maluku, ditengah jalan, kini hangat dibicarakan diinternal PDIP, soal kader partai yang belum masuk dikomposisi kepengurusan DPD PDIP Maluku. Ini karena, tujuh posisi di struktur, hingga kini belum terisi.

Padahal,  Murad ketika memberikan sambutan saat pelantikan pengurus DPD PDIP Maluku, orang pertama di daerah ini menyebut, sejumlah posisi yang belum terisi akan diisi secepatnya.’’Saya akan merubah wajah PDIP. Siapa yang belum masuk struktur, bisa lobi saya,’’kata Murad ketika itu.

Ada sederet kader PDIP, yang belum masuk distruktur. Sebut saja, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, anggota DPRD Maluku, Efert Kermite, mantan Ketua DPC PDIP Kota Ambon, James Maatita, mantan Sekretaris DPC Kota Ambon, Jafri Tahitu, dan sejumlah kader lainya.

‘’Saat ini James dan Jafri  bersama sejumlah kader lainnya gelisah. Mereka lobi tapi Pak Murad belum terima masuk di struktur,’’kata salah satu kader PDIP ketika berbincang-bincang dengan Kabar Timur, kemarin.

Kader yang enggan namanya diwartakan  mengaku, James dan Jafri, tak dimasukan dalam struktur, karena saat pemilihan Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Barnabas Orno, kalah di Kota Ambon.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku