Sekilas Info

Lima Pembunuh Dibekuk Polisi

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Lima pelaku penganiayaan yang menewaskan korban berinisial LW, warga Kelurahan Tihu Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, meninggal dunia dibekuk polisi. Mereka adalah HW (28), MIB (25), KML (24), JU (19) dan RA (19).

Ke lima pelaku ditangkap setelah menganiaya korban berusia 23 tahun ini di Lorong RT 002 RW 02 Perumahan Pemda I Kelurahan Tihu Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Kota Ambon, Sabtu (13/7) dini hari.

Korban meregang nyawa di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengungkapkan, para pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/91/VII/2019/Maluku/Res Ambon/Sek Teluk Ambon, tanggal 13 Juli 2019.

“Lima pelaku yang melakukan kekerasan bersama terhadap orang dan atau penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia sudah kami tangkap. Mereka telah dijadikan tersangka dan dijerat Pasal 170 ayat 3 dan atau Pasal 351 ayat 3 Jo Pasal 55,” kata Kaisupy di Ambon, Minggu (14/7).

Perkara tersebut dilaporkan oleh orang tua korban berinisial YW. Dari laporan lelaki berusia 54 tahun ini, penyidik memeriksa 4 warga sebagai saksi. Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, kasus penganiayaan berawal sekira pukul 02.00 WIT. Aksi penganiayaan pertama kali terjadi saat berlangsungnya pesta malam rimbi di rumah La Jaia, Perumahan Telkom RT 004 RW 02 Kelurahan Tihu.

“Kasus ini berawal ketika korban LW bersama 2 orang temannya yang masih belum diketahui identitasnya melakukan pemukulan terhadap saudara HW, RI, YU dan MU, saat berlangsungnya pesta malam rimbi,” katanya.

Belum diketahui pasti penyebab sehingga korban bersama dua rekannya melakukan penganiayaan terhadap empat pemuda sebelumnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pertama kali di acara pesta. Buntut dari aksi itu, lima tersangka yang tidak terima menuntut balas.

“Para tersangka setelah mengetahui bahwa saudara HW Cs dipukul, kemudian melakukan pengejaran terhadap korban LW. Saat dikejar, kedua teman korban berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor, sementara korban sendiri berlari menuju lorong RT 002 RW 02 Perumahan Pemda 1 (TKP kedua),” jelasnya.

Di TKP kedua, korban LW dikeroyok hingga babak belur. Korban yang menjadi bulan-bulanan para tersangka dilarikan ke RS Bhayangkara setelah aparat Polsek Teluk Ambon tiba. Sempat mendapat perawatan medis, tapi nyawanya tidak tertolong. Korban menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 08.00 WIT. “Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, penyidik kemudian melakukan pencarian dan berhasil menangkap lima orang tersangka tersebut,” tambah mantan Kapolsek Teluk Ambon ini.

Lima tersangka itu kini telah resmi tangkap dan ditahan di rumah tahanan Polres Ambon setelah ditetapkan sebagai tersangka. “Keluarga korban sendiri enggan melakukan otopsi jenasah korban. Namun visum luar sudah dilakukan,” imbuhnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga