KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sedikitnya terdapat enam dari sekitar 20-an anak asal Maluku yang mengikuti pendidikan khusus migas di Cepu mendapat peluang untuk diseleksi melanjutkan studi mereka ke Australia.
“Ada enam orang anak didik di Cepu yang masuk kategori skil terbaik yang akan dikirim ke Australia untuk mengikuti pendidikan lanjutan,” kata Kadis ESDM Maluku, Martha Nanlohy di Ambon, Rabu.
Jadi di Blok Cepu itu ada anak-anak Maluku yang berasal dari Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru, serta Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sekitar 20 anak dan yang paling menonjol prestasinya enam orang.
Mereka ini mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi untuk melanjutkan pendidikan khusus ke Australia dan diharapkan semuanya bisa lolos sehingga nantinya kalau selesai studi dan bekerja di Blok Masela bisa masuk level supervisor.
Menurut dia, kalau Menteri ESDM sudah menandatangani POD Blok Masela yang sementara dievaluasi saat ini maka pemda bisa melakukan hal-hal lain, dan sekarang Inpex juga sementara merubah dokumen Amdal terkait perubahan dari laut ke darat.
“Selain itu, Bupati KKT juga telah menyiapkan lahan seluas 600 hektare untuk pembangunan LNG yang lokasinya berada di Pulau Yamdena,” ujarnya.



























