Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

4 Sekolah Terbakar di Hualoy Akan Dibangun

badge-check


4 Sekolah Terbakar di Hualoy Akan Dibangun Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sedikitnya 4 bangunan sekolah yang terbakar di Desa Hualoy-Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akan segera dibangun oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepastian pembangunan SMP Negeri 13 Kairatu, SD 1, 2, 3 Hualoy dan Tomalehu yang menjadi korban konflik ini disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis, BUMN RI, Hambra Samal saat berkunjung di lokasi kebakaran, Sabtu (15/6).

Kedatangan Hambra Samal dari Jakarta ke Desa Hualoy dan Tomalehu tidak sendiri. Ia didampingi Direktur Utama PT. Semen Tonasa Indonesia, ketua Yayasan BUMN 1 Untuk Negeri dan tokoh masyarakat setempat.

Selain melihat kondisi sekolah terbakar dan bertatap muka dengan masyarakat, perwakilan Kementerian BUMN pusat ini juga memberikan santunan kepada keluarga korban konflik antara warga Desa Hualoy dan tetangganya Desa Latu pada beberapa bulan lalu.

“Kami akan membangun sekolah yang terbakar. Tapi pembangunannya akan disesuaikan dengan rencana pembangunan dari Pemerintah setempat agar tidak terjadi tumpang tindih,” kata Samal dalam kunjungan kerjanya.

Untuk merealisasi kebutuhan pembangunan beberapa sekolah yang terbakar itu, Samal mengaku pihaknya akan membentuk tim.

“Apakah ditangani BUMN atau melalui Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri untuk menindaklanjutinya, nanti kita lihat,” jelasnya.

Menyikapi rencana pembangunan dan pemberian santunan kepada keluarga yang menjadi korban konflik, Raja Negeri Hualoy, Hasim Tubaka, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian pemerintah pusat.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak Hambra dan rombongan yang peduli dengan kondisi sekolah disini. Ini tentunya memberikan semangat tersendiri. Apalagi mereka juga memberikan santunan kepada korban dan yang rumahnya terbakar,” jelasnya.

Hasim berharap, rencana perbaikan sekolah yang hingga kini tidak bisa dipergunakan dalam belajar mengajar, secepatnya dapat direalisasikan. Sebab, pembangunan sekolah semata-mata untuk kepentingan pendidikan anak-anak. “Kami berharap agar 4 sekolah yang terbakar bisa secepatnya didirikan,” tandasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Korupsi PT Dok Waiame Ambon, Wilis Ayu Lestari dan Rekan Digarap Jaksa

8 Mei 2026 - 06:55 WIT

Warga Morela Ajak Hitumesing Kedepankan Rekonsiliasi Hati

7 Mei 2026 - 19:46 WIT

Imigrasi Maluku Periksa Intensif 24 WNA Asal China di Tambang Gunung Botak

7 Mei 2026 - 11:10 WIT

Trending di Maluku