KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Tiga pekan pasca dilantik sebagai Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya, Benyamin Noach merombak birokrasi. Siapa saja pejabat yang digusur?
Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Kalwedo itu merombak pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dua pejabat “kesayangan” mantan Bupati MBD, Barnabas Orno, Odie Orno dan Rein Siwitiory dilengserkan dari jabatannya.
Menariknya, ketika hendak dilantik oleh bupati, keduanya terang-terangan menolak atau tidak bersedia dilantik menempati jabatan baru. Pelantikan digelar di ruang serbaguna kantor Bupati MBD, Selasa (10/6).
Odi Orno sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, sementara Rein Siwitiory adalah Kepala Dinas PU MBD. Orno yang juga adik mantan Bupati MBD yang kini menjabat Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno digeser sebagai staf ahli. Sedangkan Siwitirory turun jabatan menjadi sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi MBD. ’’Mereka (Orno dan Siwitiory) tidak bersedia dilantik untuk jabatan baru,’’ kata salah satu pejabat di lingkup Pemkab MBD kepada Kabar Timur, kemarin.
Odie Orno misalnya, setelah di baca surat keputusan pergeseran dan ketika diminta kesediaan oleh Bupati, menyatakan tidak bersedia dan keluar dari barisan pejabat yang hendak dilantik.
’’Siwitiory juga begitu. Mereka langsung menyatakan tidak bersedia dilantik dan keluar dari barisan para pejabat yang hendak dilantik. Tapi, surat keputusan pelantikan telah dibaca. Mau tak mau, keduanya harus terima,’’ bebernya sambil meminta namanya tidak dikorankan.
Selain Orno dan Siwitiory yang digeser, Kepala Peridag dan Koperasi, Jhon Leunupun juga digeser menjadi Asisten I. Kepala Bappeda Jhon Leunufna juga turun jabatan menjadi sekretaris Kepala Bappeda. ’’Itu yang saya tahu,’’ ujar dia.



























