Sekilas Info

Polisi: Jangan Terpengaruh Susana di Luar Maluku

Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Kepolisian Daerah(Polda) Maluku mengajak seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sebab proses Pemilu serentak 2019 yang berjalan aman di daerah ini sudah berakhir.

"Pemilu sudah selesai, di Maluku. Pemilu berlangsung dengan aman dan demokratis," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Jumat.

Kabid Humas dikonfirmasi terkait adanya undangan melalui media sosial yang dilakukan Front Pembela Keadilan Maluku untuk mengajak masyarakat pada Jumat, (24/5) pukul 14:00 WIT dengan titik kumpul Masjid Al Fatah Ambon dan melakukan longmarch sampai depan Gong Perdamaian Dunia Ambon.

Menurut dia, hal ini dibuktikan dengan rapat pleno perhitungan suara di KPU propinsi Maluku yang berlangsung sangat lancar dan diterima oleh perwakilan semua peserta Pemilu, baik Pemilu Presiden dan Wapres, DPD RI, DPR RI, DPR RI, DPRD propinsi serta DPRD kabupaten/kota sehingga semua saksi menandatangani berita acara rekapitulasi.

"Bahkan di antara para utusan/perwakilan saling berpelukan dan tos-tosan, jadi apa yang dituntut oleh pengunjuk rasa dan keadilan apa yang dituntut," ujarnya.

Karena itu, Polda Maluku mengimbau kepada masyarakat agar mari sama sama menjaga situasi Kamtibmas di daerah yang sudah aman dan kondusif ini.

"Jangan terpengaruh dengan suasana di luar Maluku. Di bulan Puasa, bulan penuh berkah dan magfirah ini, mari katong(Kami) menjaga dan rmerawat kehidupan katong orang basudara di Maluku ini agar tetap harmonis, aman dan damai," kata Kabid Humas.

Untuk diketahui, FPKM yang diketuai M. Syarif Tuasikal dan Zakaria Satya A selaku sekretaris telah menyebarkan ajakan melalui media sosial seperti WathsApp kepada kaum Muslim dan Muslimat untuk menuntut keadilan terkait penetapan KPU RI atas hasil pemilu serentak 2019 yang dimenangkan pasangan Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin.

Dalam undangan aksi damai itu, mereka meminta maaf kepada kaum Muslimin dan Muslimat di Kota Ambon dan sekitarnya atas penundaan aksi pada Rabu, (22/5) kemarin.

Sehingga mereka mengundang kehadiran dan partidipasi masyarakat selaku relawan pengawal keadilan dalam aksi damai untuk menuntut keadilan hari ini, Jumat (24/5) pukul 14:00 WIT.

FKPM juga menyarankan masyarakat yang akan turun ke jalan menggunakan kostum Ikhwan dan Ahwad putih-putih. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga