KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, diminta untuk segera membuat atau merencanakan pengadaan rumah singgah bagi para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), yang setiap saat terusbertambah. Mirisnya, saat ini jumlah para Gepeng tersebut sebagian besar adalah anak-anak.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin mengatakan, peningkatan jumlah Gepeng yang sebagaian besar terdiri dari anak-anak jangan dipandang sebelah mata oleh Pemkot Ambon.
“Dalam hal ini Dinas Sosial Kota Ambon harus melihat persoalan ini secara serius. Sebab kita lihat saja dengan realita yang terjadi, banyak Gepeng yang terdiri dari anak dibawah umur berkeliaran disaat jam sekolah dan itu tidak mendapat perhatian sama sekali dari pemerintah,” jelasnya , Senin (13/5) kemarin
Padahal, sambungnya, Gepeng-gepang yang terdiri dari anak-anak tersebut jika dibuat satu rumah singgah oleh Dinas Sosial, maka dengan mudah pemerintah kota mampu mengidentifikasi masing-masing dari mereka.
“Dinsos ini harus sedikit kreatif lah. Dia harus melihat bahwa pengdaan rumah singgah khusus gepeng ini memiliki banyak manfaat postif. Salah satunya rumah tersebut bisa menjadi tempat edukatif dimana jika semua gepeng berhasil ditampung maka Pemkot akan dengan mudah mengetahui cara penanganannya,” paparnya.



























