Sekilas Info

Ini Prediksi Kursi Parpol di DPRD Maluku

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - KPU Maluku belum merampungkan rekapitulasi penghitungan suara Pemilu serentak 2019. Namun berdasarkan data plano C1 KWK dan rekapitulasi di tingkat kecamatan pada 11 kabupaten/kota sudah bisa diprediksi peroleh suara partai politik yang bakal lolos ke DPRD Provinsi Maluku.

Nama-nama Parpol yang melenggang ke kursi DPRD Maluku periode 2019-2024 disebar oleh netizen di media sosial. Dari total 45 kursi DPRD Maluku, PDIP meraih kursi terbanyak, yakni 7 kursi. Disusul Gerindra 6 kursi, PKS 6 kursi, Golkar 5 kursi, Nasdem 4 kursi, Hanura 4 kursi, Demokrat 3 kursi, PKB 3 kursi, PPP 2 kursi, Perindo 2 kursi, Berkarya, PAN dan PKPI masing-masing 1 kursi.

Selain petahana, sejumlah nama pendatang baru bakal menghuni parlemen di kawasan Karang Panjang. Untuk daerah pemilihan Kota Ambon, nama Lucky Wattimury (PDIP/incumbent), Elviana Pattiasina (Demokrat/incumbent), Richard Rahakbauw (Golkar/incumbent), Ayu Hasanussy (Berkarya/mantan anggota DPRD Maluku).

Sementara wajah baru, yakni Rovik Akbar Afifudin (PPP), Rostina (PKS), Jantce Weno (Perindo), Johanis Lewerissa (Gerindra). Sementara satu kursi tersisa dari jatah sembilan kursi di Dapil Kota Ambon, bakal direbut Hamdani Laturua (NasDem) atau Basri Damis (PKB). Dua parpol ini meraih selisih suara yang sangat tipis.

Sementara untuk Dapil Malteng, caleg terpilih dari 10 parpol. Yakni, partai NasDem, (Irawadi/pendatang baru). Posisi kedua, yakni Golkar (Efendi Latuconsina/petahana), Gerindra (Andi Munaswir/pendatang baru, PDIP (Edwin Adrian Huwae/incumbent), Demokrat (Welem Wattimena/incumbent, PKS Azis Sangkala/ pendatang baru), Hanura (Julius Pattipeiluhu/incumbent, Perindo (Usama Namakule/mantan legislator DPRD Maluku), PAN (Wahid Laitupa/pendatang baru, PKB (Ruslan Hurasan/pendatang baru). Pendatang baru didominasi anggota DPRD kabupaten/kota yang maju bertarung merebutkan kursi di DPRD Maluku.

“Kita tunggu saja hasil pleno rekapitulasi suara hingga penetapan di KPU Provinsi Maluku, tetapi data-data C1 KWK dari setiap TPS sudah dikantongi,” kata Lucky Wattimury. (KT)

Penulis:

Baca Juga