Sekilas Info

Korupsi Eks Kacab BM Dobo Masuk Pengadilan

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Berkas perkara dari koruptor Bank Maluku (BM) Cabang Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, yang juga mantan kepala cabang di bank tersebut Aminanda Prahandra akhirnya masuk Pengadilan Tipikor Ambon.

Kepala Seksi Penuntutan (Kasitut) Kejati Maluku Roly Manampiring kepada Kabar Timur mengaku, pihaknya telah melimpahkan perkara Aminanda ini ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon, Selasa lalu. “Sudah dilimpahkan,” ucap Roly singkat kepada Kabar Timur ditemui di kantor Pengadilan Negeri Ambon, Kamis, kemarin.

Menurutnya, setelah dilimpahkan berkasnya ke pengadilan, tinggal pihaknya menunggu jadwal persidangan perkara tersebut. “Kita tinggal tunggu jadwal sidangnya saja dari pengadilan,” tandas Roly.

Sebelumnya diberitakan, kasus ini terungkap setelah Saldo tahun 2011 Bank Maluku cabang Dobo, diduga bermasalah. Dimana, terjadi praktek pinjaman ilegal atau tanpa melalui mekanisme yang melibatkan oknum petinggi Bank Maluku Dobo, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru.

Pinjaman tanpa mekanisme diduga dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru berinisial ED, MP dan IL. Anehnya, Kepala Cabang Bank Maluku Dobo, Aminanda Prahandra, berani mencairkan dana milyaran tersebut. Pihak PT Bank Maluku sendiri melalui bidang pengawasannya telah turun ke Dobo melakukan pemeriksaan terkait skandal di bank pelat merah tersebut.

Akibat hilangnya dana milyaran rupiah itu, Aminanda langsung di pecat dari jabatannya. Sesuai audit BPK RI seperti diakui Roly Manampiring, kerugian yang timbul dari perkara ini mencapai Rp 3 miliar.

Kasus ini sendiri bergulir ke ranah hukum cukup lama dan ditangani Ditreskrimsus Polda Maluku sejak tahun 2012 silam. Sejumlah pihak yang diduga berada di dalam pusaran skandal perbankan itu telah diperiksa sejak November 2012 lalu. (KTA)

Penulis:

Baca Juga