Sekilas Info

Bakudapa Bupati/Walikota Jadi Agenda Rutin Murad

KABARTIMURNEWS.COM, SAUMLAKI - Gubernur Maluku terpilih Murad Ismail akan mengundang bupati/walikota untuk membahas segala persoalan di masing-masing kabupaten/kota. Agenda bakudapa atau bertemu itu akan dilakukan Murad tiap bulan selama menjabat gubernur.

“Bakudapa dengan bupati/walikota akan saya agendakan tiap bulan. Ini penting sehingga saya bisa mengetahui persoalan-persoalan apa saja yang terjadi di masing-masing kabupaten/kota,” kata Murad saat bertatap muka dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon di pendopo bupati, Jumat (5/4).

Setelah terpilih sebagai gubernur Maluku, Murad sejak akhir Maret 2019 menyambangi sejumlah kabupaten/kota di Maluku. Kemarin, giliran Saumlaki, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dikunjungi mantan Dankor Brimob Polri itu.

Di hadapan Bupati dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Murad mengatakan, sebagai pemimpin daerah, semua persoalan di Maluku harus bisa diketahui. Jika sudah demikian, gubernur akan menentukan masalah-masalah krusial mana saja yang harus dituntaskan secepatnya. “Karena itu butuh kerjasama dengan seluruh bupati/walikota. Kerjasama itu saya agendakan dalam program bakudapa tiap bulan,” ujarnya.

Menurutnya tugas utama kepala daerah hanya tiga, yakni bagaimana menuntaskan masalah kemiskinan, mensejahterakan masyarakat dan mempertahankan sumber daya alam yang ada di daerah.

Untuk poin ketiga ini, lanjut Murad, misalnya ketika ada investor yang masuk di Maluku untuk mengikat kerja sama, maka langkah awal yang harus ditanyakan adalah apa yang akan diberikan oleh investor ke daerah.

“Tanyakan dulu apa yang akan diberikan ke daerah. Jangan karena uang satu dua rupiah, dinas terkait memberikan izin ikut selera. Saya ingatkan ke dinas-dinas ya, jangan mudah berikan izin jika tidak ada keuntungan bagi daerah. Apalagi yang dipekerjakan bukan anak daerah,” tegas mantan Kapolda Maluku ini.

Ditambahkan, kemiskinan, pengangguran, pelayanan publik masih menjadi persoalan besar di Maluku. Tentunya, kerja sama dengan bupati/walikota diupayakan masalah ini bisa terselesaikan.

Menurutnya, masih ada masalah besar yang mengganjal hatinya yang membuatnya memutuskan maju dalam Pilkada Maluku tahun 2018.

Beberapa perkara besar yang buat saya kembali ke Maluku. Soal pengangguran, provinsi termiskin dan juga pelayanan publik yang buruk. Saya sebagai gubernur Maluku akan berupaya menyelesaikan masalah,” kata Murad. (MG3)

Penulis:

Baca Juga