Sekilas Info

Anak Bawa Umur Trauma “Disodomi” Banci

istILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Polisi akan membawa F, anak dibawa umur, yang menjadi korban kekerasan kelainan seksual, ke piskiater. Dia trauma, kerap disodomi sejumlah lelaki berperilaku ganda atau Wanita Pria (waria) alias “banci” di Kota Ambon.

Kerap disodomi, kemaluan F luka dan bengkak. Dia terakhir kali disodomi di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu, malam, pekan kemarin. Pelakunya Tomy dan seorang banci lainnya yang berhasil kabur.

Kejahatan kelainan seksual itu terungkap setelah dipergoki warga. Tomy babak belur dihakimi massa. Sementara satu pelaku lainnya melarikan diri. “Kami akan bawa korban ke piskiater. Sementara kedua pelaku sudah diamankan. Termasuk yang kabur kemarin,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Bripkan Orpha Jambormias kepada wartawan, Senin (17/12).

F diduga kerap menjadi mangsa. Dia sering dipaksa untuk melayani kelainan seksual para pelaku bejat. Perlakuan yang sering menimpanya, membuat dirinya mudah mengalami ejakulasi. “Untuk usia korban kami belum tahu. Karena akta kelahirannya tidak ada. Korban ini dari Manado. Dia lari dari sana. Sementara ini kami masih mengamankan dirinya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Timur, kasus kejahatan seksual itu dipergok warga. Saat itu, Tomy, warga Batu Gantong Kecamatan Nusaniwe Ambon berhasil diamankan dan menjadi bulan-bulanan massa.

Lelaki 43 Tahun ini kemudian diserahkan kepada polisi. Tomy yang diinterogasi mengelak dirinya terlibat. Tapi korban yang disodomi, mengaku Tomy dan seorang temannya lagi sebagai pelaku. “Ada dua orang, yang satu kabur, kemaluan korban diduga gigit karena luka dan bengkak,” kata sumber Kabar Timur di Mapolres Ambon, kemarin.

Kala itu, F sedang menjaga parkiran. Dia kemudian dihampiri dua lelaki bejat yang berperilaku ganda itu. Mereka melakukan pemerasan. “Saat itu mereka minta uang parkir. Saat dikasih, korban di bawa ke Lapangan Merdeka. Dia lalu disodomi secara paksa,” terangnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga