Sekilas Info

Bangunan SD 68 Dirusaki OTK

RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Bangunan yang sedang direnovasi untuk dijadikan mushalah dan UKS oleh SDN 68 Ambon di kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, dirusaki oleh orang tidak dikenal (OTK), Sabtu (20/10).

OTK membobol dinding bangunan yang tengah direnovasi. Akibatnya, lubang berdiameter sekitar 1 meter lebih menganga pada sisi kanan bangun yang sebelumnya digunakan oleh SD Negeri 30.

Ruangan yang dirusaki berada tepat diantara bangunan SDN 69 dan kantin SDN 19. Di areal tersebut setidaknya terdapat empat sekolah, yaitu SDN 19, SDN 30, SDN 68 dan 69.

Dua shif juga diterapkan di lembaga pendidikan itu. Shif pagi SDN 19 dan 69, sementara SDN 68 dan 30 mendapat giliran shif siang.

Pengrusakan baru diketahui saat guru SDN 68 sekitar pukul 12.00 WIT, tiba di sekolah. “Para guru SDN 68 kaget saat masuk ke sekolah lihat dinding ruangan tersebut sudah jebol,” ungkap sumber yang enggan dikorankan namanya.

Diduga pelaku perusakan adalah oknum guru SDN 19. “Informasinya guru dari SDN 19 yang lakukan pengrusakan, tapi tidak tahu siapa itu,” ujarnya.

Menurutnya, berawal saat SDN 68 berencana merenovasi bangunan berukuran 9x3 meter persegi mendapat penolakan kepala sekolah SDN 19. Bahkan, sang Kepsek mengancam akan membongkar bangunan tersebut karena menolak SDN 68 menggunakan bangunan itu.

Padahal, bangunan itu direnovasi SDN 68 setelah mendapat persetujuan dari SDN 30, karena bangunan itu sebelumnya milik SDN 30 yang dihibahkan oleh SDN 19. “Jadi bukan dibangun tanpa persetujuan pihak yang berhak atas bangunan itu, tapi SDN 68 sudah dapat persetujuan dari SDN 30, makanya direnovasi,” terangnya. Biaya renovasi dari sekolah, komite sekolah dan sumbangan orang tua siswa SDN 68. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga