Sekilas Info

Warga Ruko Batumerah Ditemukan Tewas

RUZADY ADJIS/KABAR TIMURnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Yosias Tio alias Titi, ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam kamar tempat tinggalnya, Ruko Blok H, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (18/9), pukul 13.00 WIT.

Pria 61 tahun ini ditemukan terlentang setengah bugil diatas kasur tempat tidurnya. Tanpa mengenakan celana, jasad korban terlihat bengkak kebiru-biruan dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Korban diduga tutup usia selama kurang lebih 10 hari setelah ditemukan warga yang mencium bau busuk dari dalam Ruko nomor 200, miliknya. Hingga kini, penyebab kematian korban masih misterius.

“Antua ini otaknya kurang waras. Kalau buka (ruko) paling tinggi satu jam. Lalu dia marah orang-orang yang parkir (kendaraan) di depan (ruko) dia,” kata Habib Rahman, tetangga korban, kepada wartawan, kemarin.

Habib mengaku sempat memberikan korban makanan. Namun, korban menolaknya. Selepas itu, korban tidak lagi tampak selama lebih 10 hari. “Beta sempat bawa dia makan, malam-malam tapi dia tolak. Lalu dia sudah tidak muncul lagi,” ujarnya.

Korban, kata Habib, sering mengurung diri dengan menggembok pintu Ruko dari dalam. Diduga, hal itu dilakukan setelah kejiwaannya terganggu.  Habib mengaku kejadian serupa pernah terjadi. Dimana, korban mengurung diri selama dua pekan. Meski begitu, Ia ditemukan selamat. “Pernah kejadian dia seng muncul-muncul selama dua minggu. Tapi dia masih hidup. Dia hanya soak (lemas) saja,” terangnya.

Korban hidup sendiri di dalam ruko. Kesendiriannya itu setelah ibunya berangkat ke Surabaya, Jawa Timur.  “Awalnya dia deng dia ibu. Tapi karena ibunya sakit-sakit makanya saudaranya dari Surabaya datang ambil. Sudah beberapa bulan ini dia sendiri,” tambah Habib.

Ruko yang ditempati Lelaki parubaya itu awalnya menjual Kasur. Usahanya ditutup setelah dirinya sakit-sakitan. “Korban ditemukan setelah kami curiga dengan bau dari dalam ruko. Entah apa bau itu tikus atau dia. Tapi kami yakin dia karena su lebih dari 10 hari dia seng kaluar,” jelasnya.

Mencium aroma busuk, warga menghubungi keluarga korban dan aparat kepolisian. Tak lama berselang, pihak keluarga dan polisi tiba. Dibantu masayarakat sekitar, pintu ruko dibuka paksa menggunakan linggis.

Korban ditemukan mengenakan kemeja berwarna cokelat dengan posisi wajah menghadap atas. Sementara bagian bawah tubuhnya tidak mengenakan celana.

Kapolsek Sirimau AKP Mido Manik saat ditemui wartawan, enggan berkomentar. Ia meminta awak media untuk konfirmasi langsung kepada pihak Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. “Nanti langsung ke KBO Reskrim saja, dia yang lebih tahu,” singkatnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga