Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Ribuan Guru PAUD Ikut Pelatihan PHBK

badge-check


Ribuan Guru PAUD Ikut Pelatihan PHBK Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Sebanyak 1.375 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di provinsi Maluku mengikuti program pelatihan akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK).

Kegiatan yang digelar Indonesia Heritage Foundation (IHK) dan Oase kabinet kerja di Kota Ambon merupakan titik ke 62, diikuti tenaga pendidik PAUD formal (TK dan kelompok bermain), pendidik PAUD Informal serta kader PKK dan kader KB.

Pendiri IHF Ratna Megawangi menyatakan, pelatihan PHBK merupakan program Oase kabinet kerja yang dilaksanakan di kota Ambon yang merupakan titik ke-62 dibidang pendidikan karakter.

“Pendidik diajarkan bagaimana cara mendidik karakter anak yang baik, juga pengetahuan tentang parenting berbasis karakter,” katanya di Ambon, Senin (18/2).

Dikatakannya, para guru PAUD juga diberikan pembekalan dan pengetahuan terkait cara mendidik agar dapat menjadi pribadi yang berkarakter.

Selain pendidikan karakter, guru PAUD juga diberikan pengetahuan terkait cara menjaga kesehatan juga kebersihan. “Selain pendidikan karakter yang disampaikan pengetahuan lainnya juga harus menjadi pendukung yakni cara mendeteksi kanker leher rahim, cara mengolah sampah plastik hingga upaya penghijauan,” ujarnya.
Ratna menambahkan, para guru diharapkan dapat membagikan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini serta menerpakan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler menjelaskan, pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan akhlak mulia, serta keterampilan bagi diri, masyarakat, bangsa dan negara.

Sebagaimana diketahui masa “golden age” anak usia dini (0-6 tahun), peran stimulasi berupa penyediaan lingkungan yang kondusif harus disiapkan oleh para pendidik, orang tua, guru pengasuh atau orang dewasa lainnya.
“Hal ini diperlukan agar anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan seluruh potensi meliputi aspek moral dan nilai agama, sosial, emosional dan kemendirian. Tetapi terkadang banyak kesalahan yang dilakukan dalam mendidik anak,” ujarnya.

Dia berharap melalui kegiatan ini dapat membuka pola pikir yakni bagaimana menjadikan guru Paud menjadi orang tua maupun pengasuh yang penuh kasih sayang bagi anak-anak. “Yang terpenting adalah bagaimana menciptakan empati, membentuk serta mengedepankan karakter kepada anak,” kata Syarif. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Roberd Sapulette Resmi Sekda Definitif, Wali Kota Instruksikan Birokrasi Bebas Ribet

21 Juli 2026 - 20:46 WIT

Trending di Amboina